Satgas Pangan Imbau Masyarakat untuk Lapor Jika Ada Harga Beras Dijual Lebih Mahal dari HET
Hal ini disampaikan Anggi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) atau pengecekan stok dan harga beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta Timur.

Kasubdit I Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim meminta kepada masyarakat untuk segera melapor ke pihaknya apabila menemukan harga jual beras yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Hal ini disampaikan Anggi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) atau pengecekan stok dan harga beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta Timur.
"Kita juga memberikan imbauan kepada masyarakat supaya apabila ada penjual yang menjual terlalu tinggi di atas harga yang sudah ditentukan, tolong kita diinfo ya," kata Anggi kepada wartawan di lokasi, Jakarta, Sabtu (1/3).
"Kita diinformasikan dari tim Satgas Pangan Daerah Polda Metro Jaya, kita akan laksanakan penyelidikan," sambungnya.
Dirinya menegaskan bakal menindak kepada para penjual yang mencoba untuk mencari keuntungan lebih dari penjualan beras tersebut.
"Di mana ada oknum yang berniat untuk mencari untung banyak atau mencari untung lebih, itu akan kita tindak," tegasnya.
Namun, penindakan bisa tidak dilakukan pihaknya apabila memang harga jual terhadap konsumen masih terjangkau dan tidak adanya laporan atau informasi ke pihaknya.
"Tapi selama harga itu wajar dan masyarakat tidak ada memberikan informasi kepada kita, kita akan pastikan stok itu supaya aman dan kita tidak akan melakukan penindakan," pungkasnya.
Pastikan Stok Pangan Aman
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Metro Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Kegiatan ini sudah yang kedua kali dilakukan pihaknya di lokasi tersebut.
Kasubdit I Indag Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP, Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok bahan pokok selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah ini aman.
"Kita untuk memastikan bahwa yang pertama, ketersediaan stok bahan pokok kita menjelang bulan Ramadan ini aman. Di Pasar Induk Cipinang tadi kita sudah menyaksikan juga bahwa stok beras mencukupi," kata Anggi kepada wartawan di lokasi, Jakarta, Sabtu (1/3).
"Kemudian yang kedua, rantai pasokan bahan pangan dari produsen, kemudian ke distributor satu, dua, hingga kepada konsumen ini, rantai pasokan bahan pokok juga aman," sambungnya.
Lalu, yang menjadi fokus dalam pengecekan atau sidak ini yaitu terkait dengan harga yang dipasarkan kepada para konsumen.
"Yang jelas kita selalu mengimbau kepada pelaku usaha supaya mematuhi harga yang sudah diberikan oleh pemerintah," ujarnya.
"Kita tidak ingin ada spekulan-spekulan yang menjual harga melambung tinggi. Kita memastikan bahwa stok ini aman, stok untuk masyarakat ini aman," sambungnya.