Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditolak Polda Metro, Gigih akan laporkan Indra Bekti ke Bareskrim

Ditolak Polda Metro, Gigih akan laporkan Indra Bekti ke Bareskrim Indra Bekti-Gigih. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Artis Film Televisi (FTV), Lalu Gigih Arsanofa, berupaya agar kasus pelecehan yang diterimanya dari presenter Indra Bekti, diproses hukum. Setelah diminta melengkapi beberapa hal saat melapor ke Mapolda Metro Jaya, Gigih coba meminta keadilan ke Bareskrim Polri.

"Dalam waktu dekat kita akan ke mabes," kata kuasa hukum Gigih, Gading Satria Nainggolan, kepada merdeka.com, (1/2).

Kubu Gigih heran dengan alasan pihak polda tak mau menerima laporannya. "Mereka minta hadirkan ahli bahasa, apakah ajakan ML melanggar kesusilaan apa tidak. Padahal harusnya yang namanya melapor kita cerita mereka, mereka yang cari ahli dan pasal, tapi entah kenapa malah kita yang disuruh cari," jelasnya.

Saat itu, lanjut Gading, pihaknya sudah berusaha menjelaskan pelecehan yang dilakukan Indra Bekti pada kliennya yang mengajak kliennya berhubungan badan melalui pesan singkat. Tapi dianggap belum kuat.

"Kita sempat debat. Kita minta Pasal 27 ayat 1 dikenakan, tapi mereka tidak mau. Makanya kita akan laporkan Bareskrim," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gigih termakan bujuk rayu karena diiming-imingi sejumlah pekerjaan di Jakarta. Gigih bercerita, awal mulanya mengenal Indra melalui Facebook. Saat itu Indra yang meminta pertemanan. Karena tahu itu artis, Gigih pun bersedia melayani komunikasi hingga berujung pertemuan.

"Ditawari kerja jadi artis, sopir dan ikut Kak Indra setiap shooting, kenapa enggak," kata Gigih saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (29/1) malam.

Tertarik dengan tawaran itu Gigih akhirnya berangkat ke Jakarta abis lebaran. Berulang kali dia menagih janji tapi Indra selalu sibuk.

Tidak selang berapa lama mantan pembawa acara Ceriwis itu kembali menghubungi Gigih agar kembali datang ke ibu kota. Permintaan itu dipenuhi. Tapi lagi-lagi dia tak bisa langsung bertemu karena padatnya jadwal Indra.

"Waktu itu masih di Surabaya, saya tunggu seminggu dia (Indra) balik ke Jakarta. Saya dikasih alamat rumah di Radio Dalam," ujar Gigih yang mengaku sudah 3-4 bertemu Indra.

Di rumah itu ternyata Gigih mengaku Indra mengajaknya berhubungan yang tidak pantas dilakukan. Dia diminta masuk ke dalam kamar.

"Kamarnya besar, pintunya dikunci. Apa yang terjadi di kamar biar pengacara yang jelaskan," ungkap pria yang di Lombok punya usaha jual kaos ini.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP