Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CEK FAKTA: Tidak Benar Kandungan dalam Vitamin K Berbahaya untuk Bayi

CEK FAKTA: Tidak Benar Kandungan dalam Vitamin K Berbahaya untuk Bayi Ilustrasi bayi imunisasi. ©Shutterstock.com/Dmitry Naumov

Merdeka.com - Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengeklaim bahwa suntikan vitamin K berbahaya bagi bayi baru lahir (newborn). Hal tersebut disebabkan karena adanya kandungan Polysorbate 80 (P80) dan aluminium pada suntikan vitamin K.

Disebutkan jika kandungan Polysorbate 80 (P80) dilarang pemakaian di berbagai negara dan aluminium itu bisa menyebabkan anak meninggal atau menderita autisme.

cek fakta tidak benar kandungan dalam vitamin k berbahaya untuk bayi©TikTokBAY

Penelusuran

Setelah ditelusuri klaim tersebut salah. Faktanya bayi yang baru lahir sangat membutuhkan vitamin K untuk mencegah pendarahan, suntikan tersebut dibutuhkan karena bayi masih kekurangan vitamin K.

Terkait kandungan Polysorbate 80 (P80), dilansir dari AFP bahwa data FDA menunjukkan bahwa kandungan tersebut aman dan tidak ada efek samping yang dilaporkan pada bayi yang menerima vaksin dengan P80.

Kemudian Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat menyebut bahwa aluminium adalah kandungan yang umum ada dalam sebuah vaksin sejak 1930-an, dengan jumlah yang sangat kecil aluminium ditambahkan ke beberapa vaksin untuk membantu tubuh membangun kekebalan yang lebih kuat terhadap kuman dalam vaksin. Aluminium adalah salah satu logam paling umum yang ditemukan di alam dan terdapat di udara, makanan, dan air.

Cara memenuhi vitamin K pada bayi baru lahir

Dikutip dari situs kesehatan alodokter, perdarahan akibat kekurangan vitamin K bisa dicegah dengan mudah. Caranya adalah dengan memberikan suntikan vitamin K ke bagian otot paha bayi segera setelah ia lahir.

Terkadang suntik vitamin K bisa ditunda hingga 6 jam setelah bayi dilahirkan agar ibu bisa melakukan inisiasi menyusui dini terlebih dahulu. Setelah disuntikkan, sebagian besar vitamin K disimpan di organ hati dan digunakan dalam proses pembekuan darah.

Pemberian vitamin K bisa dilakukan dengan cara lain, yaitu meneteskan suplemen vitamin K dalam bentuk obat tetes. Akan tetapi, penyerapannya kurang baik jika dibandingkan dengan vitamin K yang diberikan lewat suntikan. Oleh karena itu, sejauh ini pemberian vitamin K pada bayi baru lahir yang paling umum dilakukan adalah melalui suntikan.

Selain melalui suntikan, asupan vitamin K pada bayi baru lahir juga dapat diperoleh dari ASI. Busui dapat memberikan ASI eksklusif untuk memenuhi kebutuhan vitamin K Si Kecil, meski jumlah vitamin K yang terkandung di dalam ASI hanya sedikit.

Sama seperti orang dewasa, bayi mungkin akan mengalami nyeri di bagian bekas suntikan. Untuk meringankan nyeri yang dirasakan bayi saat disuntik, mintalah kepada dokter atau bidan agar suntikan diberikan saat bayi sedang menyusu.

Vitamin K terbukti aman dan penting bagi bayi baru lahir. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pemberian dan manfaat vitamin K, konsultasikan kembali dengan dokter untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Kesimpulan

Klaim memberikan suntikan vitamin K pada bayu baru lahir berbahaya tidak terbukti. Sebab vitamin K sangat diperlukan untuk mencegah pendarahan pada bayi. Vitamin K terbukti aman dan penting bagi bayi baru lahir.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.33BR96Phttps://www.alodokter.com/manfaat-vitamin-k-untuk-bayi-baru-lahirhttps://turnbackhoax.id/2023/04/18/salah-kandungan-dalam-suntikan-vitamin-k-berbahaya-bagi-bayi-yang-baru-lahir/ (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP