Operation Warp Speed, AS Diam-diam Siapkan 100 Juta Vaksin Covid-19
Merdeka.com - Pemerintahan Donald Trump diam-diam sedang merencanakan upaya besar untuk mempercepat pengembangan vaksin virus corona. Hingga akhir tahun ini, ditargetkan 100 juta dosis sudah tersedia.
Hal itu dilaporkan oleh Bloomberg News pada Rabu, mengutip orang-orang yang mengetahui isu tersebut, seperti dilansir Antara, Kamis (30/4).
Proyek yang disebut Operation Warp Speed (Operasi Berkecepatan Ekstrem) akan menggabungkan perusahaan farmasi swasta dengan lembaga pemerintah dan militer dalam upaya mempercepat pengembangan vaksin sebanyak mungkin selama delapan bulan, demikian Bloomberg News.
-
Apa tujuan produksi vaksin dalam negeri? Kemandirian dalam produksi vaksin merupakan salah satu kebijakan utama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam meningkatkan ketahanan kesehatan nasional.
-
Siapa yang terlibat dalam produksi vaksin dalam negeri? Salah satu proyek unggulannya adalah pengembangan Vaksin Merah Putih atau INAVAC yang bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair).
-
Kapan vaksin kanker Rusia diluncurkan? Lebih dari itu, pemerintah Rusia menyatakan bahwa vaksin ini akan didistribusikan secara gratis kepada pasien mulai awal 2025.
-
Apa itu vaksin kanker Rusia? Vaksin kenker berteknologi mRNA ini diklaim tidak hanya mampu menekan pertumbuhan tumor, tetapi juga mencegah penyebarannya (metastasis).
-
Mengapa Amerika Serikat mulai memproduksi penisilin secara massal? Ilmuwan Skotlandia Alexander Fleming menemukan penisilin pada tahun 1928, namun baru pada Perang Dunia II Amerika Serikat mulai memproduksinya secara massal sebagai pengobatan medis.Pembuatan penisilin untuk tentara merupakan prioritas utama Departemen Perang AS, yang dalam salah satu posternya menyebut upaya tersebut sebagai 'perlombaan melawan kematian'.
-
Siapa yang mengumumkan penemuan vaksin kanker? Presiden Vladimir Putin mengungkapkan bahwa mereka kini selangkah lebih dekat untuk penemuan vaksin kanker.
Menurutnya, pertemuan Gedung Putih terkait proyek tersebut direncanakan pada Rabu.
Sebelumnya Presiden Donald Trump mengarahkan Menteri Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan (HHS) Alex Azar untuk mempercepat pengembangan vaksin, dan para pejabat pemerintah telah bertemu selama tiga hingga empat pekan terkait rencana besar tersebut, tambahnya.
Para eksekutif dan pakar lainnya menyebutkan bahwa uji klinis untuk menjamin sebuah vaksin aman dan manjur bisa memakan waktu minimal 12 hingga 18 bulan. HHS tak langsung menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar.
Saat ini pandemi corona memicu berbagai lembaga riset dan perusahaan farmasi di seluruh dunia berlomba menemukan vaksin corona.
Sejumlah otoritas kesehatan di negara-negara maju juga bekerja sama dengan ilmuwan di universitas-universitas terkemuka mewujudkan impian menemukan vaksin corona secepat-cepatnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Kanker merupakan momok bagi banyak orang. Pada saat ini, Rusia mengklaim bahwa mereka selangkah lebih dekat untuk menemukan vaksin Kanker.
Baca SelengkapnyaBiofarma mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk tahun 2025 sebesar Rp2,21 triliun.
Baca SelengkapnyaRusia mengklaim bahwa mereka telah berhasil menemukan vaksin kanker yang akan bisa diakses secara gratis di 2025.
Baca SelengkapnyaBahkan, muncul narasi menyatakan bahwa virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 tidak ada.
Baca SelengkapnyaVaksin kanker akan mulai didistribusikan awal tahun 2025.
Baca SelengkapnyaAdapun beberapa atlet terkenal telah dinyatakan positif COVID-19 di Olimpiade Paris 2024.
Baca SelengkapnyaKelompok orang yang rawan tertular cacar monyet diminta untuk sadar dalam mencegah penyakit ini.
Baca SelengkapnyaMetode PCR sebelumnya juga digunakan untuk mendeteksi virus corona.
Baca SelengkapnyaPaket ini juga mencakup amunisi senjata ringan, ambulans, peralatan dan amunisi penghancur, serta suku cadang, peralatan medis.
Baca SelengkapnyaIntroduksi vaksin dengue bertujuan mencegah penyebaran demam berdarah.
Baca SelengkapnyaDari semua perang yang dihadapi manusia, melawan patogen mencatatkan kematian yang paling banyak.
Baca SelengkapnyaPenyiapan tempat karantina ini untuk mencegah penularan TBC di Indonesia.
Baca Selengkapnya