Pangeran Alwaleed yakin pemimpin Saudi terbebas dari tuduhan pembunuhan Khashoggi

Merdeka.com - Pengusaha kerajaan Arab Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal mengatakan bahwa penyelidikan atas kasus pembunuhan wartawan Jamal Khashoghi tidak akan menyeret para penguasa negara tersebut. Pemimpin Saudi dipastikan akan terbebas dari tuduhan pembunuhan.
Khashoggi dilaporkan tewas di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu. Pihak otoritas Turki yakin bahwa Khashoggi tewas dibunuh atas suruhan pemimpin teratas Saudi. Namun hal itu dibantah keras oleh pemerintah Saudi.
"Saya sekarang secara terbuka meminta Saudi untuk mengumumkan penyelidikan sesegera mungkin. Tetapi saya yakin Putra Mahkota Muhammad bin Salman 100 persen akan bersih dan bebas (dari tuduhan)," kata Alwaleed, dikutip dari Antara, Senin (5/11).
Pangeran Alwaleed merupakan salah satu keluarga kerajaan yang ditahan bersama puluhan hartawan Saudi lain pada awal tahun lalu atas perintah Pangeran Muhammad yang diklaim sebagai langkah untuk memperbaiki keadaan negara.
Dia dibebaskan dari tahanan setelah mencapai penyelesaian keuangan dengan pihak berwenang. Namun dia membantah laporan telah disiksa selama dalam tahanan dan dilucuti kekayaannya untuk memenuhi pendapatan negara.
Sebelumnya diberitakan, Khashoggi yang juga seorang kolumnis untuk surat kabar Amerika Serikat Washington Post tewas dibunuh di kantor konsulat Saudi di Istanbul. Diduga pembunuhannya memiliki keterkaitan dengan tulisan-tulisannya yang kerap mengkritik rezim Saudi, terutama Putra Mahkota Muhammad bin Salman.
Dia memasuki kantor konsulat pada 2 Oktober lalu untuk mengurus dokumen pernikahannya. Namun dia tidak pernah keluar kantor konsulat sejak saat ini. Pihak berwenang Turki mengatakan bahwa Khashoggi dibunuh atas perintah teratas keluarga kerajaan. Mayat Khashoggi juga dimutilasi setelah dibunuh.
(mdk/ias)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya