Perusahaan Teknologi Israel Dituding Manfaatkan WhatsApp Untuk Memata-matai Aktivis
Merdeka.com - Sebuah perusahaan Israel yang dituduh memasok alat untuk memata-matai aktivis hak asasi manusia dan wartawan sekarang menghadapi tuntutan bahwa teknologinya dapat memanfaatkan celah keamanan di WhatsApp, aplikasi pengiriman pesan yang digunakan oleh 1,5 miliar orang, untuk masuk ke komunikasi digital iPhone dan ponsel pengguna Android.
Peneliti keamanan mengatakan telah menemukan apa yang disebut spyware - yang dirancang untuk mengambil keuntungan dari kelemahan WhatsApp - yang mengandung karakteristik teknologi dari perusahaan NSO Group.
Teknisi WhatsApp bekerja sepanjang waktu untuk mengatasi kerentanan tersebut dan merilis versi teranyar WhatsApp Senin lalu. Perusahaan ini mendorong pelanggan memperbarui aplikasi mereka secepat mungkin.
-
Bagaimana cara mengenali WhatsApp disadap? Mengenali tanda-tanda bahwa akun WhatsApp Anda mungkin disadap sangat penting untuk menjaga privasi digital. Meskipun sulit untuk mendeteksi, terdapat beberapa petunjuk yang dapat membantu Anda mengetahui apakah akun Anda sedang diakses oleh pihak yang tidak berwenang. Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diperhatikan:
-
Apa saja ciri-ciri WhatsApp disadap? Salah satu tanda yang paling jelas bahwa WhatsApp Anda mungkin disadap adalah munculnya aktivitas yang tidak Anda lakukan. Anda mungkin menemukan pesan-pesan yang tidak pernah Anda kirim dalam daftar percakapan, atau melihat status pesan yang sudah terbaca meskipun Anda belum membukanya. Lebih mengkhawatirkan, jika Anda mulai menerima kode verifikasi WhatsApp yang tidak Anda minta, ini bisa menjadi indikasi bahwa seseorang berusaha mengambil alih akun Anda. Juga, jika tiba-tiba ada percakapan dengan nomor-nomor yang tidak dikenal dalam daftar chat Anda, ini bisa menjadi sinyal bahwa akun Anda sedang digunakan oleh orang lain.
-
Kenapa orang melakukan penyadapan WhatsApp? Meskipun banyak metode yang dapat digunakan untuk menyadap, penting untuk memahami bahwa tindakan ini melibatkan pelanggaran privasi dan memiliki konsekuensi hukum serius jika dilakukan tanpa izin. Namun, dalam situasi tertentu, seperti pengawasan anak oleh orang tua, beberapa orang menganggap penyadapan diperlukan untuk melindungi mereka dari hal-hal negatif.
-
Bagaimana modus penipuan WhatsApp bekerja? 'Setelah itu kita akan ditawarkan untuk seolah-olah membeli kumpulan tugas lain yg lebih besar pembayarannya dan ternyata pada saat tugas akan selesai, kita tidak bisa menyelesaikan dengan berbagai alasan dan kita akan diminta lagi untuk melakukan topup supaya misi bisa terselesaikan. Padahal bisa saja setelah beberapa kali menerima topup dari kita mereka langsung menghilang dan mengganti nomor,' jelas Chairman Communication & Information System Security Research Center (CISSReC)
-
Bagaimana aplikasi pihak ketiga menyadap WhatsApp? Spyic dan mSpy: Aplikasi ini berjalan di latar belakang perangkat target dan memberikan akses penuh melalui dashboard online. Kelebihan: Sulit terdeteksi, tetapi memerlukan instalasi awal di perangkat target.
-
Mengapa WhatsApp bisa disadap? Meskipun aplikasi ini dilengkapi dengan enkripsi end-to-end, masih ada potensi celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyadap atau mengakses akun WhatsApp.
"WhatsApp mendorong pengguna untuk meningkatkan ke versi terbaru dari aplikasi kami, serta menjaga sistem operasi seluler mereka tetap up to date, untuk melindungi dari potensi pembobolan informasi yang tersimpan di perangkat seluler," kata perusahaan milik Facebook itu dalam sebuah pernyataan, dilansir dari The New York Times, Rabu (15/5).
Peneliti mengatakan, kelemahan WhatsApp dimanfaatkan untuk menargetkan seorang pengacara London yang terlibat dalam kasus tuntutan hukum yang menuduh NSO Group menyediakan alat untuk meretas ponsel Omar Abdulaziz, seorang pembangkang Saudi di Kanada; warga negara Qatar; dan sekelompok jurnalis dan aktivis Meksiko. Para peneliti percaya daftar target bisa lebih panjang.
Penyerang digital dapat menggunakan kelemahan aplikasi tersebut untuk memasukkan kode berbahaya dan mencuri data dari ponsel Android atau iPhone hanya dengan menempatkan panggilan WhatsApp, bahkan jika korban tidak mengangkat panggilan.Ketika pakar WhatsApp memeriksa kerentanannya, mereka menyimpulkan itu mirip dengan alat lain dari NSO Group, dilihat dari jejak digitalnya.
Pengacara, yang berbicara dengan syarat anonim karena khawatir jadi target pembalasan, mengutarakan kecurigaannya bahwa teleponnya telah diretas saat dia mulai kehilangan panggilan video WhatsApp dari nomor telepon Swedia pada jam-jam tak biasa.Pengacara itu menghubungi Citizen Lab di Munk School of Global Affairs Universitas Toronto, yang membantu mengungkap penggunaan produk NSO Group dalam serangan terhadap jurnalis, pembangkang dan aktivis.
Sepuluh hari yang lalu, ketika Citizen Lab menyelidiki insiden itu, para teknisi di WhatsApp menemukan aktivitas panggilan suara yang tidak normal pada sistem mereka. Demikian disampaikan seorang karyawan WhatsApp yang akrab dengan penyelidikan, yang berbicara dengan syarat anonim karena penyelidikan masih berlangsung.
WhatsApp melapor ke organisasi hak asasi manusia tentang ancaman tersebut dan mengetahui dari Citizen Lab bahwa kerentanan dimanfaatkan untuk menargetkan pengacara.
WhatsApp mengatakan telah memperingatkan Departemen Kehakiman atas serangan itu. Kesalahan WhatsApp pertama kali dilaporkan pada hari Senin oleh The Financial Times.
Produk-produk NSO Group, yang beroperasi secara rahasia selama bertahun-tahun, ditemukan pada tahun 2016 sebagai bagian dari kampanye mata-mata pada iPhone seorang aktivis hak asasi manusia yang sekarang dipenjara di Uni Emirat Arab melalui kerentanan keamanan Apple yang tidak diungkapkan. Sejak saat itu, spyware Grup NSO telah ditemukan di iPhone jurnalis, pembangkang dan bahkan ahli gizi.
Perusahaan tersebut telah lama mengampanyekan produknya dijual ke lembaga pemerintah semata-mata untuk memerangi terorisme dan membantu penyelidikan penegakan hukum.
NSO Group mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin, spyware-nya secara ketat dilisensikan ke badan-badan pemerintah dan akan menyelidiki dugaan penyalahgunaan tersebut.Perusahaan itu mengatakan tak terlibat dalam mengidentifikasi target dengan memanfaatkan teknologi yang dikembangkannya, termasuk terhadap pengacara yang baru-baru ini menggugatnya.
Tanggapan NSO konsisten dengan tanggapan sebelumnya dari perusahaan Israel, yang mengklaim memiliki komite etika internal yang memutuskan apakah akan menjual ke negara berdasarkan catatan hak asasi manusia mereka atau tidak.
Spyware NSO ditemukan dimanfaatkan pemerintah Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Meksiko.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
Baca SelengkapnyaIsrael membunuh targetnya ketika mereka berada di rumah bersama anak-anak mereka.
Baca SelengkapnyaSisi Gelap Teknologi AI, Dijadikan Alat Uji Coba Israel untuk Membantai Warga Palestina di Gaza
Baca SelengkapnyaMengapa karyawan Google menentang kontrak senilai USD 1,2 miliar antara Google dengan pemerintah Israel?
Baca SelengkapnyaOrganisasi Intelijen Nasional (MIT) Turki berhasil tangkap agen Mossad yang ditugaskan jadi mata-mata.
Baca SelengkapnyaFatalitas serangan siber tidak hanya mengancam pertahanan satu negara.
Baca SelengkapnyaPerang intelijen antara Iran dan Israel melibatkan sejumlah agen mata-mata.
Baca SelengkapnyaTernyata diduga Israel yang "menyadap" GPS pesawat komersial yang lewat di Timur Tengah.
Baca SelengkapnyaBerikut daftar teknologi yang tak disadari masyarakat buatan Israel.
Baca SelengkapnyaSerangan teror pager dan walkie-talkie membunuh 42 orang, termasuk dua anak-anak, di Lebanon.
Baca SelengkapnyaPager dan walkie-talkie meledak secara bersamaan dua hari berturut-turut pada Rabu (18/9) dan Kamis (19/9) di seluruh Lebanon.
Baca SelengkapnyaBerikut adalah beberapa cara penyadapan WhatsApp yang sering dibahas, beserta penjelasan dan risikonya.
Baca Selengkapnya