
Seorang penari Joged Bumbung saat masuk ke latar sanggar untuk menghibur pengunjung dalam rangka Bali Art Festival ke-35 di Denpasar, Bali, Kamis (4/7).
MoreBudaya Indonesia
Seorang penari Joged Bumbung saat masuk ke latar sanggar untuk menghibur pengunjung dalam rangka Bali Art Festival ke-35 di Denpasar, Bali, Kamis (4/7).
MoreTari Joged Bumbung adalah salah satu tarian tradisional Bali yang diiringi dengan musik gamelan. Meskipun tradisional, tarian ini tidak sama dengan tarian Bali lainnya yang biasa digunakan untuk ritual keagamaan, tetapi untuk hiburan.
MoreSeorang pria langsung terbawa oleh goyangan sang penari Joged Bumbung saat mengikuti Bali Art Festival di Denpasar, Bali. Tarian yang populer di wilayah utara dan barat Bali ini juga biasa dikenal dengan tarian genit karena mampu membuat pria terpesona jika melihatnya.
MoreSuasana keramaian penonton saat menyaksikan pagelaran tari Joged Bumbung di sebuah sanggar di Denpasar, Bali, Kamis (4/7).
Saat ini, tarian Joged Bumbung lebih sering tampil di hotel dan restoran yang difungsikan untuk menyambut sekaligus menghibur wisatawan lokal serta mancanegara.
MoreUmumnya, penari biasanya mengenakan kostum berwarna cerah yang sedikit mengundang selera para pria.
Salah satu aksi seorang pria saat mengiringi penari Joged Bumbung di Denpasar, Bali.
Seorang penari Joged Bumbung merangkul pria ketika mengiringinya menari di perayaan Bali Art Festival ke-35 di Denpasar, Bali.
Infertilitas pria disebabkan oleh berbagai faktor kompleks seperti gangguan produksi sperma, masalah pengiriman sperma, dan faktor gaya hidup.
Baca SelengkapnyaBeragam tradisi unik di Indonesia menyambut Ramadan 2025, dari Munggahan hingga Nyadran, memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat.
Baca SelengkapnyaAktivitas fisik dan hobi yang tepat dapat meningkatkan kesehatan mental pria secara signifikan.
Baca SelengkapnyaPria di atas 30 tahun rentan terhadap masalah kesehatan mental. Simak tips untuk mengenali dan mengelola emosi serta menciptakan kebiasaan sehat.
Baca SelengkapnyaDari Jakarta hingga Bali, setiap daerah memiliki cara sendiri untuk menyambut Ramadan yang tak hanya sekadar rutinitas, namun juga sarat dengan nilai spiritual.
Baca SelengkapnyaThresia Mareta, penulis buku 'Ode to Indonesian Culture', menerima penghargaan bergengsi Ksatria Ordo Seni dan Sastra dari Pemerintah Prancis. Ini faktanya.
Baca SelengkapnyaSejumlah jenis kanker, lebih rentan dialami oleh pria karena sejumlah kondisi yang dialaminya.
Baca SelengkapnyaPelajari tanda-tanda pria selingkuh menurut psikologi dan primbon Jawa untuk menjaga hubungan Anda tetap harmonis.
Baca SelengkapnyaMasalah impotensi pada pria bisa diredakan dan diatasi dengan pijatan pada sejumlah titik di tubuh ini:
Baca SelengkapnyaTarian ini awalnya diciptakan sebagai bagian dari ritual tradisional untuk membersihkan diri serta lingkungan dari pengaruh dan energi negatif.
Baca SelengkapnyaWalau usia pria lebih longgar dibanding wanita dalam menikah, namun sebenarnya berapa usia idealnya?
Baca SelengkapnyaKadar gula darah yang normal pada pria penting untuk diketahui demi mengetahui kondisi kesehatan dan mencegah sejumlah masalah yang mungkin muncul.
Baca Selengkapnya