Com tam, nasi dari beras murah yang jadi primadona di Vietnam

Merdeka.com - Kalau di negara-negara lain beras sortiran dijadikan makanan untuk rakyat jelata atau bahan baku di pabrik, di Vietnam beras murah ini justru menjadi primadona kuliner.
Orang-orang Vietnam punya nama tersendiri untuk kuliner yang dibuat dari beras bermutu rendah ini, yaitu com tam. Com berarti 'nasi', sedangkan tam dalam bahasa Vietnam berarti 'beras patah'.
Tam adalah butiran-butiran beras yang pecah dalam proses penggilingan. Biasanya beras ini disisihkan dan dijual murah. Pembelinya tentu saja masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah.
Seiring waktu, com tam menjadi bagian dari tradisi kuliner Vietnam. Menurut situs Travel Fish, hidangan yang satu ini populer sebagai kuliner pinggir jalan, terutama di Vietnam selatan.
Com tam mudah ditemui di kedai-kedai kaki lima, disajikan dengan beragam lauk dan sayur layaknya nasi campur khas Indonesia. Biasanya penyajian com tam didampingi suon nuong, olahan daging babi khas Vietnam serta telur goreng dan sayuran yang dijadikan acar atau dimasak seperti kimchi ala Korea.
Photo by Travelfish.org
Meskipun nutrisi dan seratnya relatif lebih rendah daripada beras biasa, com tam diklaim mampu menyerap rasa masakan yang dituangkan di atasnya lebih baik.
Sekarang ini kepopulerannya com tam semakin menanjak. Tak hanya kedai kaki lima, sekarang restoran berbintang pun mulai menyajikan hidangan bersahaja ini.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya