Kedai ini denda pelanggan untuk setiap butir nasi yang tak dimakan

Merdeka.com - Tampaknya pengelola kedai Hachikyo di Sapporo, Jepang ingin mengajarkan kepada para pengunjungnya agar mereka bisa menghargai makanan. Karena itulah, mereka mengenakan denda untuk setiap butir nasi yang tidak dihabiskan oleh pelanggannya.
Dilaporkan Rocketnews24, sebelum menyajikan makanan yang dipesan pelanggan, pelayan akan memberikan peraturan tertulis. Tujuannya adalah meminta kesediaan pelanggan untuk menghabiskan seluruh nasi yang disajikan hingga ke butir terakhir yang ada di mangkuk.
Jika pelanggan setuju, koki akan membuatkan pesanan. Kemudian pelayan dalam pakaian ala pelaut tradisional menyajikan semangkuk nasi dan lauk melimpah. Begitu selesai bersantap, mangkuk makanan harus licin tandas. Jika masih ada butiran nasi yang tersisa di dasar mangkuk, pelanggan harus membayar denda. Denda ini nantinya akan disumbangkan untuk amal.
Photo by Rocketnews24
Kebijakan unik yang diambil oleh pengelola kedai ini bertujuan untuk menghargai jerih payah para nelayan dalam mencari ikan yang disajikan di kedai. Sebab tak jarang mereka harus tetap berburu ikan saat cuaca buruk.
Photo by Rocketnews24
Tak hanya pelanggan yang harus menghargai nelayan. Para pelayan di sini pun dikirim untuk membantu para nelayan selama beberapa bulan. Dengan begitu mereka bisa merasakan seperti apa beratnya perjuangan para nelayan demi mengantarkan makanan laut segar ke dapur kedai.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya