Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seimbangkan karir dan kehidupan sosial dengan 5 cara ini!

Seimbangkan karir dan kehidupan sosial dengan 5 cara ini! ilustrasi karir. ©shutterstock/big fam Pavel L Photo and Video.com

Merdeka.com - Karir atau kehidupan sosial? Dua-duanya penting untuk kepentingan hidup Anda. Di satu sisi Anda perlu karir untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di sisi lain, Anda juga butuh sosialisasi dengan masyarakat, karena Anda tidak bisa hidup sendiri. Saat meniti karir, terkadang sulit bagi sebagian orang untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan sosialnya. Berikut cara menyiasati agar karir dan kehidupan sosial tetap seimbang yang dikutip dari magforwoman.

1. Membuat jadwal

Sebuah jadwal dapat membuat batas-batas untuk berapa lama Anda dapat melakukan satu hal. Jadi, buatlah jadwal dan pastikan bahwa Anda mengalokasikan jam yang tepat untuk pekerjaan Anda dan kegiatan sosial. Ini bisa menjadi jadwal harian atau jadwal mingguan, tergantung mana yang cocok untuk anda. Bersikap adil dan memastikan bahwa Anda melakukan keadilan untuk kedua kehidupan Anda, yakni profesional dan kehidupan sosial.

2. Mengelola waktu

Nah, membuat jadwal memang mudah, tapi aplikasinya yang kadang tidak mudah. Anda harus mampu mengatur waktu dengan baik dan memastikan bahwa Anda menyelesaikan pekerjaan Anda / kegiatan sosial dalam waktu yang diberikan. Belajarlah untuk mengatur waktu dengan bijaksana, yang akan membantu Anda menjaga keseimbangan antara karir dan kehidupan sosial.

3. Prioritaskan

Ketika konflik muncul antara menghadiri acara sosial dan menyelesaikan pekerjaan di tempat kerja, maka prioritaskan sesuai dengan situasi. Terkadang tidak apa-apa untuk menunda pekerjaan jika kegiatan sosial yang penting. Sebaliknya, Anda bisa melewatkan acara sosial untuk mengerjakan tugas Anda.

4. Jangan jadi workaholic

Jika Anda terus-menerus di bawah tekanan kerja dan tidak dapat mengambil waktu untuk hal lain, sekarang saatnya Anda mendefinisikan kembali sikap kerja Anda. Kumpulkan keberanian mengatakan 'tidak' untuk tugas yang sudah dirasa cukup. Anda punya hak untuk beristirahat. Pergilah berlibur dan pastikan bahwa Anda tetap berhubungan dengan teman dan keluarga.

5. Hindari membuang waktu

Ada beberapa kegiatan yang membuang-buang waktu Anda dan benar-benar tidak menambah nilai hidup Anda. Anda boleh memiliki kegiatan tersebut jika Anda benar-benar tidak mempunyai aktivitas padat. Jangan masukkan kegiatan yang kurang penting dalam jadwal Anda. Jika tidak, Anda tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat dan bersosialisasi.

Antara kehidupan sosial dan pekerjaan harus selaras dan seimbang. Agar pekerjaan tetap jalan tanpa meninggalkan kehidupan sosial dengan masyarakat. (mdk/vic)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP