Fungsi Batang Pada Tumbuhan, Lengkap dari Struktur hingga Jenisnya

Merdeka.com - Batang merupakan organ dasar pada tumbuhan berpembuluh. Keberadaan batang adalah untuk mendukung bagian-bagian lain dari tumbuhan seperti daun, bunga, dan buah. Batang memiliki struktur yang kompleks dari pada akar tumbuhan karena memiliki ruas dan antar ruas. Ruas batang akan memunculkan bunga dan tunas daun.
Pertumbuhan batang pada umumnya tidak terbatas. Pada tumbuhan monokotil batang memiliki ruas-ruas yang jelas sedangkan padda tumbuhan dikotil ruas yang dimiliki batang tidak terlihat dengan jelas.Sebagai bagian terpenting dalam tumbuhan, batang memiliki fungsi yang amat sentral.
Berikut ini informasi mengenai fungsi batang pada tumbuhan, lengkap dari struktur hingga jenisnya telah dirangkum merdeka.com melalui rumus.co.id dan ekosistem.co.id pada Sabtu, (08/08/2020):
Fungsi Batang
Batang memiliki beberapa fungsi yang sangat penting bagi tumbuhan, berikut ini adalah fungsi batang yang wajib diketahui yaitu:
Struktur Batang dan Jenisnya
1. Tumbuhan Monokotil
a. Jaringan Epidermis
Jaringan ini merupakan struktur yang terdapat pada batang pada tumbuhan Monokotil, yang tersusun dari sel-s el pipih yang tersusun dengan rapat sehingga Batang pada Tumbuhan Monokotil ini terlihat besar, karena terdapat Bulu-Bulu dan Stomata. Jaringan Epidermis berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap jaringan-jaringan yang terdapat pada bagian dalam Batang.
b. Jaringan Lentisel Suatu jaringan yang berupa lubang-lubang kecil terdapat pada bagian celah antara sel-sel pada kulit Batang suatu Tumbuhan, dan berfungsi sebagai tempat untuk melakukan proses pertukaran gas dan proses penguapan.
c. Jaringan Korteks Suatu jaringan yang tersusun dari sel-sel Sklerenkim berada pada bagian bawah Epidermis dan berupa pada Kulit Batang. Kulit batang sendiri berfungsi untuk mengeraskan dan memperkuat pada bagian-bagian luar pada Batang.
d. Jaringan Stele Suatu jaringan yang tersusun dari sel-sel Sklerenkim yang terdapat pada bagian Korteks dan tidak memiliki batas yang jelas antara keduanya. Jaringan Stele didalamnya memiliki Berkas Vaskuler yang akan menyebar ke seluruh bagian dari Empulur, terutama yang akan mengalami konsentrasi dengan mendekati bagian Kulit Batang.
2. Tumbuhan Dikotil
©2020 Merdeka.com/pixabay
a. Jaringan Epidermis Jaringan ini merupakan struktur yang terdapat pada Batang pada Tumbuhan Dikotil, yang tersusun dari Sel-Sel pipih yang tersusun dengan rapat. Jaringan Epidermis berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap jaringan-jaringan yang terdapat pada bagian dalam Batang.
b. Jaringan Lentisel Suatu jaringan yang berupa lubang-lubang kecil terdapat pada bagian celah antara sel-sel pada kulit Batang suatu Tumbuhan, dan berfungsi sebagai tempat untuk melakukan proses pertukaran gas dan proses penguapan.
c. Jaringan Korteks Suatu jaringan yang tersusun dari sel-sel Parenkim yang berfungsi sebagai jaringan dasar pada Batang suatu Tumbuhan. Jaringan Korteks ini juga terbentuk menjadi 2 macam bagian, yaitu Korteks bagian dalam dan Korteks bagian luar.Korteks Bagian Dalam : Pada bagian Jaringan Korteks bagian dalam ini terbentuk dari sel-sel Parenkim, dan memiliki sebuah biji tertutup, dengan lapisan sel yang akan mengalami pembentukan lingkaran berisi butiran-butiran pati (seludang pati).Korteks Bagian Luar : Pada bagian Jaringan Korteks bagian luar pada Batang terdiri dari sel-sel Kolenkim yang berkoloni atau bercampur menjadi satu bagian dengan sel-sel Parenkim, yang akan mengalami pembentukan lingkaran tertutup.
d. Jaringan Stele Suatu jaringan yang berfungsi sebagai Silinder Pusat terdapat pada bagian dalam sebelah Endodermis. Jaringan Stele tersusun dari lapisan atas bagian luar dalam Batang, atau biasa disebut juga dengan Perikambium atau Perisikel. Pada Perikambium atau Perisikel sendiri memiliki Empulur dan Berkas Vaskuler yang terdiri dari 2 macam bagian, yaitu Xilem dan Floem.
(mdk/nof)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya