Ahok ngaku sering ditipu bawahan selama dua tahun jabat wagub

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan selama dua tahun ini mengalami ditipu, dari urusan perintah lisan, disposisi, sampai dengan lampu mati di Balai Kota. Selain itu, dirinya pernah menyuruh pegawai pindah atau copot jabatan namun malah promosi jabatan.
"Kita suruh orang pindah copot jabatan malah dinaikin ke pangkat yang lain," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/10).
Ahok mengatakan hal itu terjadi di BKD, karena semua penerimaan di sana. Seperti halnya ketika ada orang melamar ke pajak namun tidak diurus. Namun ada yang bisa tiba-tiba bisa pindah ke pajak.
"Kita tahu nih permainan, kita udah mulai tahu ada permainan. Jadi ya dua tahun ini ada tipu menipu, tahan menahan aja udah," kata Ahok.
Dia juga menambahkan untuk pencapaian selama dua tahun, dari sisi pelayanan sampah dan kebersihan sudah lebih baik. Selama dua tahun juga mendapatkan lurah, camat serta PNS yang baik.
"Kita juga mendapatkan lurah, camat yang baik juga banyak, PNS yang baik juga banyak," katanya.
Dari segi kesehatan, lanjut Ahok, dia mengklaim kalau sudah membaik namun masih kekurangan rumah sakit.
Hari ini, 15 Oktober 2014 tepat dua tahun Ahok menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. 15 Oktober 2012 lalu, dia bersama Gubernur DKI Joko Widodo dilantik untuk memimpin Jakarta menggantikan Fauzi Bowo-Prijanto. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya