Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang mudik lebaran, Dishubtrans DKI razia bus di seluruh terminal

Jelang mudik lebaran, Dishubtrans DKI razia bus di seluruh terminal Terminal Lebak Bulus. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta memprediksi, sekitar 154.730 penumpang dari Jakarta ke berbagai daerah akan turut serta dalam mudik lebaran 2016 kali ini.

Dari jumlah tersebut, Dishubtrans DKI juga memperkirakan akan ada sekitar 9.374 armada bus, yang digunakan dalam agenda rutin tahunan tersebut. Guna mencegah kecelakaan selama arus mudik berlangsung, Dishubtrans menggelar ramp check bagi setiap bus.

Kadishubtrans DKI Andri Yansah mengatakan, ramp check atau pemeriksaan terhadap ratusan bus telah dilakukan oleh pihaknya, guna memastikan kelaikan ribuan armada bus tersebut demi keselamatan para penumpang.

Untuk meminimalisir jumlah kecelakaan, Andri Yansyah akan melakukan pengecekan teknis layak jalan, bagi setiap bus yang akan diberangkatkan dari terminal-terminal di ibu kota.

"Pak Gubernur (Basuki Tjahaja Purnama) sudah menargetkan semua dicek, jangan hanya sampelnya saja," ujar Andri saat dihubungi, Jumat (17/6).

Beberapa terminal bus yang sudah menggelar ramp check adalah Terminal Pulo Gadung, Kalideres, Kampung Rambutan, dan Rawa Mangun, yang akan terus dilakukan hingga 24 Juni 2016. Dalam pengecekan tersebut, nantinya armada bus yang diketahui tidak layak jalan akan dilarang untuk beroperasi.

Andri mengatakan, hal itu selaras dengan target zero accident saat hari raya idul fitri, yang dicanangkan oleh pihak Kementerian Perhubungan.

"Itu target dari Kemenhub. Salah satu upaya dan arahan Menhub juga, untuk melakukan operasi jauh-jauh hari. Jadi dari sekarang kita lakukan terus pengecekan kendaraan," ujarnya.

Andri menegaskan, jika sampai 24 Juni 2016 nanti pihaknya masih menemukan bus-bus yang sudah tidak layak jalan, maka Dishubtrans DKI tak akan ragu mengandangkannya.

Sejumlah temuan hasil ramp check ini biasanya berkisar pada masalah-masalah kendaraan seperti ban sobek, kaca pecah, bahkan hingga STNK yang tidak sesuai dengan nomor rangka kendaraan.

"Sekarang belum kita tindak. Tapi kalau sampai tanggal 24 Juni masih tidak layak, akan kita tindak. Walaupun penumpang banyak, kita turunin," pungkasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP