Perampok penumpang taksi dibekuk, satu pelaku ditembak
Merdeka.com - Dua anggota sindikat perampok spesialis penumpang taksi dibekuk tim Resmob Polresta Tangerang. Keduanya adalah Zulheri alias Kamba yang ditembak di bagian kaki kirinya karena mencoba melawan petugas saat ditangkap, sedangkan satu rekannya bernama Edi alias Pincang.
Mereka dibekuk usai merampok dua wanita belia di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (25/4) kemarin. Modusnya, Kamba berpura-pura sebagai sopir taksi untuk mencari calon korban yang umumnya wanita muda. Setelah korban masuk taksi, kemudian EH masuk dan memeras harta benda milik korbannya.
"Pelaku sudah beraksi lebih dari satu kali dan umumnya para korban adalah wanita. Bahkan, pelaku juga menggasak mobil korbannya yang diparkir di pusat perbelanjaan, setelah mendapatkan kunci mobil dan struk parkir milik korban," ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga, Jumat (26/4).
-
Siapa residivis yang ditangkap? 'Kasus narkotika home industri ekstasi ini kita ungkap pada 8 Maret 2024 di apartemen Sentraland lantai 11 Jalan Boulevard Raya, Cengkareng, Jakarta Barat,' kata Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (15/3).
-
Siapa perampok dalam peristiwa ini? Empat orang disandera oleh perampok selama enam hari.
-
Siapa yang diperiksa Polda Metro Jaya? Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, akan diperiksa penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Jumat (20/10).
-
Siapa pelakunya? Orang ke-3 : 'Seperti biasa saya menjemput anak saya pulang sekolah sekitar jam tersebut'Karena 22 jam sebelum 5 April 2010 adalah jam 1 siang 4 april 2010 (hari minggu)
-
Siapa yang melakukan perampokan? Dua perampok yakni J (45) dan R (32) berhasil menggondol tas korban yang berisi uang, laptop, dan 50 gram berlian.
Menurut Shinto, tersangka ZK merupakan residivis yang menjadi DPO Polda Metro Jaya. Setelah bebas dia kembali beraksi bersama rekannya Edi.
"Kita lakukan penyelidikan setelah mendapat laporan dari para korban. Mereka ditangkap usai beraksi di Serpong. Tersangka ZK sempat melawan hingga terpaksa kita tembak," katanya.
Selain mengamankan ke dua pelaku, polisi juga berhasil menyita sebuah taksi nopol B-1607-MX yang digunakan sebagai alat kejahatan serta dua telepon genggam. "Tersangka diancam pasal 365 KUHP dengan pidana 15 tahun penjara," ujar Shinto. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Mobil milik korban dibawa kabur pelaku pembunuhan.
Baca SelengkapnyaTersangka ditembak karena melawan ketika diminta menunjukkan lokasi pelaku lain.
Baca SelengkapnyaBaku tembak antara pelaku dan polisi terus terjadi saat kejar-kejaran.
Baca SelengkapnyaSi maling tampak panik karena gagal mencuri motor. Dia lantas menodongkan benda berbentuk pistol ke arah warga.
Baca Selengkapnyasatu pelaku berinisial I alias Gawong diberikan tindakan tegas terukur hingga tewas
Baca SelengkapnyaKeduanya ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Baca SelengkapnyaPelaku saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kotaraja.
Baca SelengkapnyaKetika itu kondisi di lokasi sangat ramai, karena pelaku yang masih bersikeras mengelak diduga jambret mengundang emosi dari warga.
Baca SelengkapnyaPengeroyokan itu terjadi di Jalan Raya Banjaran-Soreang, Rabu (20/12) lalu.
Baca SelengkapnyaPelaku sehari-hari berprofesi sebagai petugas keamanan telah diamankan kepolisian.
Baca SelengkapnyaBerdasarkan hasil rekaman CCTV dari lokasi kejadian terlihat satu orang pelaku berada di atas motor
Baca SelengkapnyaMelawan saat Ditangkap, Komplotan Residivis Kasus Pencurian di Pekanbaru Ditembak Polisi
Baca Selengkapnya