Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku Ternyata Kekasih Korban, Ini Motif Pembunuhan Dua Jasad di Tol Semarang

Pelaku Ternyata Kekasih Korban, Ini Motif Pembunuhan Dua Jasad di Tol Semarang ilustrasi pembunuhan. sxc.hu

Merdeka.com - Pelaku kasus pembunuhan terhadap dua jasad ibu dan anak yang ditemukan di bawah jembatan Tol Semarang-Solo akhirnya terungkap. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol. Djuhandani mengatakan, tersangka berinisial DCEW (31), warga Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Dari pemeriksaan polisi, diketahui jenazah sang anak atas nama Muhammad Faezya Alfarizi (5 tahun) dibuang lebih dulu oleh pelaku pada 20 Februari 2022, barulah kemudian jenazah ibunya, Sweetha Kusuma Gatra Subardiya juga dibuang beberapa hari berselang.

“Jasad korban Sweetha dibuang ke lokasi yang sama karena pelaku berpikir keberhasilan dari aksi pertamanya yang tidak terungkap,” kata Djuhandani dikutip dari ANTARA pada Jumat (18/3).

Ironisnya lagi, ternyata pelaku DCEW merupakan kekasih korban Sweetha. Sebelum pembunuhan itu, tersangka sudah bertunangan dengan korban. Lantas apa motif pelaku menghabisi nyawa kekasihnya sendiri sekaligus anaknya itu? berikut selengkapnya:

Kronologi Pembunuhan

016 tantri setyorini

©2015 Merdeka.com/www.weeklyvoice.com

Cerita ini berawal dari korban Sweetha yang menitipkan anaknya pada tersangka DCEW pada Februari 2022. Selama dalam pengasuhan tersangka, Faezya sering dianiaya dan tidak diberi makan.

Hal itulah yang membuat anak balita itu meninggal dunia. Setelah itu, pada 20 Februari 2022 DCEW membuang jasad Faezya di bawah jalan Tol Semarang-Solo km 426. Pelaku menetapkan lokasi pembuangan itu berdasarkan peta Google Map di mana letak pembuangan itu jauh dari pemukiman.

Dua minggu berselang, tepatnya pada tanggal 7 Maret 2022, DCEW dan Sweetha bertemu di sebuah hotel. Djuhandani mengatakan pada saat pertemuan ini korban selalu menanyakan soal anaknya dan menunjuk-nunjuk ke pria lain yang merupakan kenalan korban.

Hal inilah yang membuat pelaku marah sekaligus cemburu dan akhirnya menghabisi korban di kamar hotel itu. Setelah dibunuh, korban dimasukkan ke dalam sarung kemudian dimasukkan ke dalam mobil, dan kemudian dibawa ke km 425.

“Memilih tempat itu karena yang bersangkutan merasa karena korban yang pertama tidak diketahui, dia berharap di tempat itu juga tidak diketahui dan aman,” kata Djuhandani dalam siaran pers pada Jumat (18/3).

Motif Pelaku

ilustrasi kejahatan

Merdeka.com/Arie Basuki

Djuhandani megatakan, dari keterangan tersebut, diketahui motif tersangka adalah cemburu karena dibandingkan dengan laki-laki lain. Selain itu motif kedua adalah tersangka ketakutan saat ditanya soal keberadaan anaknya.

“Perkara ini terjadi dua tempos dan dua lokus. Lokus pertama adalah penganiayaan terhadap anak sehingga korbannya meninggal dunia, temposnya pada 20 Februari 2022, lokus kedua menganiaya kekasih sendiri pada 7 Maret 2022. Jadi proses penyidikannya juga kita bagi,” tutur Djuhandani.

Djuhandani menerangkan kalau pihaknya menangkap tersangka di depan Mapolda Jateng. Ia mengatakan, maksud tersangka datang ke Polda Jateng adalah untuk menghilangkan alibi bahwa ia merupakan tersangka pembunuhan.

 

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Terungkap! Mayat Siswi SMK di Semak Belukar Dibunuh Pacarnya, Motifnya Gara-Gara Ini
Terungkap! Mayat Siswi SMK di Semak Belukar Dibunuh Pacarnya, Motifnya Gara-Gara Ini

Korban dan tersangka menjalin hubungan asmara selama dua tahun

Baca Selengkapnya
Motif Suami Istri Tusuk Pria di TPU Tangerang
Motif Suami Istri Tusuk Pria di TPU Tangerang

Pelaku RY dan korban S sudah saling kenal karena keduanya sama-sama bekerja di PT Tuntek, Cikupa.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Alasan Wanita Koper Mau Diajak Ke Hotel, Bercinta Dengan Pelaku Sejak Desember
VIDEO: Alasan Wanita Koper Mau Diajak Ke Hotel, Bercinta Dengan Pelaku Sejak Desember

Hubungan pelaku dan korban sudah terjalin sejak tahun lalu

Baca Selengkapnya
Cinta Tidak Direstui, Anak Perempuan di Jember Tega Bunuh Ibu
Cinta Tidak Direstui, Anak Perempuan di Jember Tega Bunuh Ibu

Kasus penemuan mayat di saluran irigasi persawahan Jember mengungkap fakta memilukan.

Baca Selengkapnya
Motif Suami Bunuh Istri hingga Biarkan Jasad Korban Membusuk di Indekos Tambora
Motif Suami Bunuh Istri hingga Biarkan Jasad Korban Membusuk di Indekos Tambora

Polres Metro Jakarta Barat menetapkan D sebagai tersangka kasus pembunuhan istrinya sendiri, S (53) di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Baca Selengkapnya
Terungkap, Pria di Bali yang Tewas dengan Luka Jeratan Dibunuh Selingkuhan
Terungkap, Pria di Bali yang Tewas dengan Luka Jeratan Dibunuh Selingkuhan

Tersangka melakukan penganiayaan dengan menampar dan menarik kalung korban.

Baca Selengkapnya
Sakit Hati, Pria di Bone Bacok Istri hingga Tewas
Sakit Hati, Pria di Bone Bacok Istri hingga Tewas

Pria inisial DW (50) ditangkap setelah menganiaya istrinya ID (45) hingga tewas di kebun pisang Dusun Matekko, Desa Paccing, Awangpone, Bone, Rabu (31/1).

Baca Selengkapnya
Keji! Sejoli Remaja 2 Kali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap, Terakhir Dimasukkan ke Jok Motor Lalu Dibuang
Keji! Sejoli Remaja 2 Kali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap, Terakhir Dimasukkan ke Jok Motor Lalu Dibuang

VAR dan AS membuang bayinya di kawasan perkebunan Kecamatan Pamatang Sidamanik pada Selasa (14/5). Bayi itu ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Kronologi Pembunuhan Sadis Sekdes Tuban, Pelaku Sewa Mobil untuk Tabrak Korban usai Lihat Chat di Ponsel Istri
Kronologi Pembunuhan Sadis Sekdes Tuban, Pelaku Sewa Mobil untuk Tabrak Korban usai Lihat Chat di Ponsel Istri

Seorang paman di Kabupaten Tuban Jawa Timur nekat membunuh keponakannya yang berprofesi sebagai sekretaris desa (sekdes). Pelaku cemburu dengan korban.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Kasus Mayat di Koper, Pelaku Ingin Senang-Senang Lalu Berubah Marah saat Korban Minta Nikah
VIDEO: Kasus Mayat di Koper, Pelaku Ingin Senang-Senang Lalu Berubah Marah saat Korban Minta Nikah

Pelaku mengaku, hubungan dengan korban hanya untuk senang-senang

Baca Selengkapnya
Polisi Bakal Periksa Kejiwaan Siswa SMK yang Bunuh Satu Keluarga dengan Sadis di Kaltim
Polisi Bakal Periksa Kejiwaan Siswa SMK yang Bunuh Satu Keluarga dengan Sadis di Kaltim

“Iya rencana kita periksa kejiwaanya,” kata Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Supriyanto

Baca Selengkapnya
Bunuh Ibu Kandung karena Sakit Hati, Wanita dan Kekasihnya Dituntut dengan Hukuman Mati
Bunuh Ibu Kandung karena Sakit Hati, Wanita dan Kekasihnya Dituntut dengan Hukuman Mati

Siti Nurhasanah (40) tega membunuh ibu kandungnya Hasyiyah (60) karena tak merestui pernikahannya dengan Sadi Adi Broto (50).

Baca Selengkapnya