5 Nestapa para veteran di Hari Pahlawan
Merdeka.com - Indonesia setiap tahunnya memperingati Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November dengan nuansa yang meriah. Peringatan Hari Pahlawan pertama di pemerintahan baru minus tanpa kehadiran Presiden Joko Widodo yang tengah berada di China menghadiri APEC.
Di balik peringatan Hari Pahlawan yang hikmah di seluruh provinsi, tidak sedikit para pejuang pembela tanah air belum mendapatkan kehidupan layak. Di hari tua, para veteran menjalani kehidupan yang menyedihkan.
Mulai dari veteran yang hidup berpindah-pindah dan menumpang kepada sanak saudara. Ada pula dari mereka yang mengeluhkan tunjangan diterima saban bulan dianggap tidak cukup untuk biaya hidup.
-
Siapa yang termasuk dalam veteran? Veteran adalah orang yang memiliki pengalaman atau jasa di bidang militer. Veteran juga bisa diartikan sebagai warga negara Indonesia yang ikut serta dalam merebut kemerdekaan dari para penjajah.
-
Kapan Hari Veteran Nasional dirayakan? Peringatan Hari Veteran Nasional selalu diperingati setiap tanggal 10 Agustus.
-
Apa tujuan dari Hari Veteran Nasional? Tujuan peringatan Hari Veteran Nasional sendiri untuk menghargai dan menghormati jasa-jasa orang yang pernah berjuang demi merebut kemerdekaan Indonesia dari para penjajah.
-
Apa makna Hari Pahlawan Nasional? Peringatan Hari Pahlawan Nasional bisa dijadikan momentum untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan mempertahankan kemerdekaan.
-
Apa tema Hari Pahlawan tahun ini? Melansir dari laman resmi Kemensos, tema Hari Pahlawan 2023 ini yaitu: “SEMANGAT PAHLAWAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA DALAM MEMERANGI KEMISKINAN DAN KEBODOHAN“.
-
Kenapa HUT Legiun Veteran RI diperingati? Pendirian Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) ini bertujuan untuk menyatukan dan menghimpun para pejuang kemerdekaan yang terlibat dalam perang melawan penjajah dan pendukung kemerdekaan Indonesia.
Berikut 5 nestapa para veteran di Hari Pahlawan:
Ratusan veteran di Semarang hidup miskin
Ketua Legiun Veteran di Semarang, Suhartono, mengatakan, organisasinya selama ini mencatat ada hampir 1.000 orang pejuang veteran tinggal di Semarang. Namun sayangnya, dari jumlah sebanyak itu hanya sekitar 600 orang masih hidup. Sedangkan, sisanya telah meninggal dunia."Tapi, rata-rata mereka hidupnya pas-pasan dan berada dalam golongan masyarakat menengah ke bawah. Hanya satu hingga dua orang saja hidupnya layak," ujar Suhartono, kepada wartawan, di Semarang Jawa Tengah.Saking miskinnya, tak sedikit pejuang veteran yang memilih menumpang di rumah sanak saudara. "Jumlahnya bisa dihitung dengan jari pejuang yang bisa hidup layak. Karena sekarang, mayoritas hidupnya menjadi satu di rumah saudaranya," imbuh Suhartono.
Veteran minta bantuan beras miskin ke pemerintah
Sebanyak 30 lebih veteran di Kota Jayapura, Papua, meminta perhatian pemerintah setempat berupa rumah layak huni, bantuan beras miskin (raskin), motor tempel serta mengupayakan kantor bersama bagi veteran. Permintaan itu kemudian diutarakan kepada Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano usai upacara Hari Pahlawan di Lapangan Apel Wali Kota."Kami butuh juga kantor bersama," kata salah satu veteran Jayapura, Sefnat Mambrasar, Senin (10/11).Menanggapi permintaan tersebut Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano berjanji akan memperhatikan permintaan dari veteran tersebut sesuai dengan kemampuan pemerintah."Mereka ini kan berjasa besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka kita juga harus menghormati akan jasa-jasa mereka itu," ujarnya.
Keluhakan tunjangan yang cuma Rp 1,4 juta
Veteran perang yang tinggal di Kota Batam Kepulauan Riau berharap tunjangan bagi pensiunan prajurit ditambah agar para pembela negara itu dapat bertahan hidup dengan kondisi layak, meski sudah tidak lagi bekerja. Hal itu dikatakan sejumlah prajurit perang usai mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di Kota Batam, Senin (10/11)."Kami harap tunjangannya bisa ditambah," kata veteran perang, Heriyanto.Ia mengatakan hingga saat ini menerima tunjangan Rp1,4 juta per bulan. Dan jumlah itu relatif tidak cukup untuk bertahan hidup di kota industri.Pejuang Dwikora bersama pahlawan nasional Usman dan Harun itu mengatakan sebenarnya perhatian pemerintah relatif baik selama ini, hanya tunjangan saja yang kurang.Heriyanto berharap dengan naiknya tunjangan maka para veteran dapat hidup dengan baik tanpa menggantungkan biaya kehidupan kepada anak dan cucu.
Rumah janda pahlawan disita
Janda pahlawan kemerdekaan Longga Maryketini Ritonga mengembalikan penghargaan negara kepada Dewan Harian Nasional Angkatan 45. Hal ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap pengosongan paksa rumah yang ditempatinya."Pengembalian ini dilakukan karena tindakan semena-mena yang kami anggap tidak mencerminkan rasa peduli kepada pahlawan," katanya dalam aksi veteran dan janda pahlawan di Gedung Joeang 45, Jakarta, Senin (10/11). Demikian dikutip antara.Tindakan semena-mena tersebut, dilakukan oleh pelaksana tugas Kanwil Bea dan Cukai Jateng-DIY yang mengosongkan paksa rumah yang ditempatinya."Padahal mereka mengosongkan tanpa ada penetapan putusan perdata pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," kata janda dari Arie Soetanto, eks TNI BRIGADE XVII Tentara Pelajar penerima tanda jasa pahlawan dalam perjuangan gerilya membela kemerdekaan negara itu.
Pejuang wanita Dwikora tinggal dengan menumpang
Pejuang perempuan Sudjirah yang tergabung dalam operasi Dwikora tahun 1964 tidak memiliki rumah dan hidup berpindah-pindah menginap di rumah saudara dan temannya. Ia mengaku, tidak ada perubahan saat peringatan hari Pahlawan dari tahun ke tahun."Belum ada perbedaan, sama saja. Saya saja masih tinggal pindah-pindah di rumah saudara, di rumah teman. Bahkan ada pahlawan yang tinggal di kolong jembatan. Tidak semua jadi pahlawan itu enak," tutur Sudjirah kepada merdeka.com di TMP Kalibata, Senin (10/11).Di balik kehidupannya yang tidak layak tersebut, ternyata Sudjirah tidak terlalu mengeluhkan kondisinya kepada pemerintah. Ia mengaku merasa cukup dengan tunjangan yang ia dapatkan setiap bulannya dari pemerintah."Ya cukup, dicukup-cukupin aja," tambahnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Peringatan Hari Korps Cacat Veteran Indonesia adalah bentuk penghargaan pada veteran yang mengorbankan jiwa raganya untuk merebut kemerdekaan.
Baca SelengkapnyaUcapan Hari Veteran Nasional ini bisa dibagikan di media sosial. Hari Veteran Nasional dirayakan tiap tanggal 10 Agustus.
Baca SelengkapnyaHari Veteran Nasional juga dimaksudkan untuk menghargai dan menghormati orang-orang yang pernah berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia
Baca SelengkapnyaPotret makam para Pejuang Indonesia terbengkalai di pelosok desa Sumedang, Jawa Barat.
Baca SelengkapnyaMomen ketika senior berikan pertanyaan kepada juniornya di TNI AD.
Baca SelengkapnyaAda momen haru saat pelantikan Bintara muda di SPN Polda Jawa Timur (Jatim).
Baca SelengkapnyaSeorang prajurit TNI yatim piatu menceritakan kisah sedihnya saat pelantikan karena tidak ada orang tua yang hadir dan memberikan ucapan selamat
Baca SelengkapnyaTangis kesedihan pecah saat pemakaman Kapten Pierre Tendean korban peristiwa G30S PKI.
Baca SelengkapnyaPenyerahan santunan kepada ahli waris empat prajurit TNI AU yang gugur dalam kecelakaan pesawat latih Super Tucano
Baca SelengkapnyaMemperingati Hari Pahlawan adalah salah satu cara menghargai jasa para Pahlawan. Namun apa itu Hari Pahlawan?
Baca SelengkapnyaDi balik pertemuan, selalu ada perpisahan. Hal tersebut juga terjadi pada sejumlah prajurit TNI dengan seorang ibu di Papua berikut ini.
Baca Selengkapnya