Anggaran Kemenkes Rp96,85 Triliun, Mayoritas untuk Transformasi Kesehatan

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan anggaran yang didapat kementeriannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 mencapai Rp96,85 triliun. Sekitar 89 persen dari anggaran tersebut akan dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan transformasi kesehatan.
"Total anggaran sebesar mencapai Rp96,85 triliun akan dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan transformasi kesehatan," katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (17/1).
Dia membeberkan pagu anggaran Kementerian Kesehatan pada 2022. Mayoritas anggaran akan dialokasikan untuk pelayanan kesehatan (Yankes) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mencapai sekitar Rp78,36 miliar.
Kemudian disusul dukungan manajemen Rp10,42 miliar, pendidikan pelatihan dan vokasi Rp2,95 miliar, pencegahan dan pengendalian penyakit Rp2,67 miliar, kesehatan masyarakat Rp1,77 miliar, riset dan inovasi ilmu pengetahuan serta teknologi Rp664 juta.
Sementara dilihat dari unit utama, anggaran terbesar dialokasikan ke Sekretariat Jenderal dan Ditjen Pelayanan Kesehatan. Rinciannya, Sekretariat Jenderal sebesar Rp 49,63 miliar dan Ditjen Pelayanan Kesehatan Rp20,46 miliar.
"Sekali lagi, karena sebagian besar dari anggaran kita adalah untuk menutupi iuran PBI. Di mana uang untuk subsidi PBI kita taruhnya di Sekretariat Jenderal," jelasnya.
Budi mengatakan, pada 2022 ini kementeriannya mulai mendorong program transformasi kesehatan enam pilar transformasi. Pertama, transformasi layanan primer.
Kedua, transformasi layanan sekunder. Tiga, transformasi sistem ketahanan kesehatan. Empat, transformasi sistem pembiayaan kesehatan. Lima, transformasi sumber daya manusia kesehatan.
"Terakhir transformasi sistem teknologi kesehatan," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya