Butuh 7 sampai 10 jam untuk bawa ekor AirAsia sampai ke daratan

Merdeka.com - Ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang berada di kedalaman 35 meter Selat Karimata, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah berhasil diangkat ke permukaan. Kini, ekor tersebut masih diupayakan ditarik ke kapal Crest Onyx yang jaraknya sekitar 500 meter dari KRI Banda Aceh.
Nantinya, setelah sampai di KRI Banda Aceh, ekor tersebut akan dibawa ke Teluk Kumai untuk dievakuasi. Namun, kendala terjadi karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Sedangkan, paling cepat ekor tersebut sampai ke Teluk Kumai memakan waktu 7 jam.
"Paling cepat 7 jam, paling lama 10 jam. tapi kalau kecepatan rendah bisa 15 jam dengan kecapatan 5-6 knot," kata Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi di Lanud Iskandar, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Sabtu (10/1).
Seperti diketahui, pada pukul 11.50 WIB lifting bag atau balon pengangkat muncul ke permukaan dan ekor pesawat terangkat ke permukaan. Pengangkatan sambil dibantu penarikan menggunakan tali tros kapal.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya