Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita WNI gowes ke Myanmar, belah hutan & dikejar-kejar anjing

Cerita WNI gowes ke Myanmar, belah hutan & dikejar-kejar anjing 2 WNI gowes ke Myanmar. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menempuh jarak ratusan kilo dengan bersepeda ke Yangon, Myanmar, tentu memiliki kesan tersendiri. Suka dan duka dirasakan oleh Yudha Pohan dan Aman Hamonangan Siregar.

Seperti dilaporkan wartawan merdeka.com, Didi Syafirdi dari Myanmar, Senin (13/10), dua warga negara Indonesia rela menggowes sepeda untuk menyaksikan Indonesia muda. Mereka menonton Indonesia versus Australia di Stadion Youth Training Center.

Untuk sampai tujuan memang tidak mudah, berbagai rintangan dihadapi selama perjalanan. Masalah sempat muncul saat pihak imigrasi Thailand tidak mengizinkan keduanya melintas.

Saat asyik menggowes pun kejadian tak terduga dialami dua pria asal Medan, Sumatera Utara itu. Beruntung nasib baik masih menaungi keduanya.

"Di Thailand sempat dikejar anjing, untung tidak digigit," kata Aman sambil tersenyum kepada merdeka.com, usai pertandingan.

Sejak tiga bulan lalu anggota Komunitas Sepeda Gunung Sumut itu sudah mempersiapkan diri gowes ke Myanmar. Berbagai informasi rute perjalanan, biaya dihabiskan sudah dikumpulkan.

"Saya bawa Rp 3,5 juta," kata Aman. "Kalau saya hanya Rp 1,5 juta, ini juga masih sisa," timpal Yudha sambil tersenyum.

Aman mengaku ini adalah perjalanan ke sekian kali setelah sempat gowes ke Kamboja. Sedangkan Yudha yang gemar mendaki gunung mengungkapkan gowes ke Myanmar adalah yang pertama.

"Lebih enak kalau berdua, daripada sendiri," kata Aman.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP