Dandim soal bendera setengah tiang: Saya yang harus disalahkan!
Merdeka.com - Dandim 1304 Gorontalo Letkol Inf Blasius Popilus minta maaf atas insiden pengibaran bendera "setengah tiang" yang terjadi saat HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-69 di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu (17/8).
Menurutnya, insiden tersebut terjadi tidak disengaja, melainkan akibat terkendala masalah teknis.
"Saya Letkol Infanteri Blasius Popilus Dandim 1304 selaku koordinator lapangan upacara HUT Proklamasi minta maaf atas insiden yang terjadi," ucapnya usai upacara dikutip antara.
-
Siapa yang bertanggung jawab? Faktor kelalaian petugas menjadi penyebab utama terjadinya tragedi ini. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya komunikasi antara petugas stasiun dan masinis, yang menyebabkan ketidakpahaman mengenai posisi kereta.
-
Siapa yang harus bersyukur atas kemerdekaan Indonesia? Sebagai rakyat yang sudah hidup di masa kemerdekaan, apakah Anda sudah bersyukur atas merdekanya Indonesia?
-
Siapa yang bertanggung jawab atas keadilan dalam masyarakat? Hukum dan keadilan bukan hanya tanggung jawab para penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
-
Siapa yang menyatakan Indonesia netral? Pada tahun 1948, presiden pertama Indonesia, Ahmad Sukarno, menciptakan istilah 'bebas dan aktif' untuk menggambarkan kebijakan luar negeri negara ini.
-
Apa makna Kemerdekaan bagi rakyat Indonesia? Kemerdekaan adalah kesempatan untuk memperbaiki dan membangun, bukan untuk berhenti dan puas dengan pencapaian.
-
Siapa yang harus bertanggung jawab dan inspiratif? Jadilah anak motor yang bertanggung jawab dan inspiratif.
Perwira menengah dua bunga melati itu menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Menurutnya, tidak ada yang harus disalahkan selain dirinya selaku penanggung jawab.
Ia justru memuji sikap anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang dengan gagah telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
"Jika ada yang harus disalahkan, maka sayalah orangnya. Saya bertanggung jawab atas insiden ini," ujarnya dan mendapat tepukan tangan peserta serta undangan yang hadir.
(mdk/tts)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Banner itu disebut terpampang di wilayah Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Baca SelengkapnyaDudung kemudian mempertanyakan Megawati, yang tidak menyinggung ketidaknetralan Badan Intelijen Negara atau BIN.
Baca SelengkapnyaSekjen PDIP Hasto Kristiyanto balas menyentil Jenderal Dudung yang menanggapi ucapan Megawati Soekarnoputri soal netralitas TNI.
Baca SelengkapnyaDandim mengatakan, pemasangan spanduk tersebut dilakukan dengan tujuan untuk penggiringan opini agar masyarakat meragukan netralitas TNI.
Baca Selengkapnya