Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Data korban hilang kebakaran kapal Zahro Express simpang siur

Data korban hilang kebakaran kapal Zahro Express simpang siur Kapal terbakar di Muara Angke. ©REUTERS/Darren Whiteside

Merdeka.com - Data jumlah‎ korban hilang akibat terbakarnya Kapal Zahro Express di perairan Muara Angke, Jakarta Utara masih belum valid. Sampai pagi ini, Senin (2/1), Badan SAR Nasional (Basarnas) masih melakukan pencarian korban.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Denny Wahyu masih belum dapat memastikan jumlah korban hilang akibat kebakaran ini.

"Info tentang yang hilang masih simpang siur, karena masih ada 20 jenazah yang sedang diidentifikasi. Apakah yang hilang tersebut termasuk ke dalam 20 jenazah atau tidak," katanya saat dihubungi, Jakarta, Senin (2/1).

Plt Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman mengungkapkan, upaya pencarian korban hilang tetap dilanjutkan meski tidak ada yang dapat memastikan jumlah manifest kapal tersebut.

"Awalnya bilang 100 penumpang, lalu berubah jadi 240 dan 16 hilang, tapi ternyata yang dikeluarkan barusan 20 kantong jenazah. Jadi manifestnya masih belum diketahui," tuturnya.

Untuk diketahui, kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari pelabuhan di Muara Angke, Jakarta Utara menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 23 orang meninggal dunia akibat kebakaran Zahro Express. Jumlah penumpang yang dinyatakan hilang 17 orang, sedangkan jumlah korban yang mengalami luka 17 orang. 194 penumpang dipastikan selamat.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP