Hebat, mahasiswa Aceh bikin robot pengintai untuk pertempuran
Merdeka.com - Setelah robot tank, anak-anak bangsa masih terus berkreasi di bidang pertahanan dan keamanan. Empat mahasiswa Aceh berhasil membuat purwarupa robot mata-mata berbasis android pertama di Bumi Serambi Mekkah.
Meski masih berbentuk purwarupa, di mana masih menggunakan dan mobil mainan yang dikendalikan melalui remote control, namun fungsinya diklaim sangat penting dalam melakukan kegiatan mata-mata. Alat ini juga dikendalikan secara nirkabel.
"Fungsinya untuk mengintai darat. Saat ini buatnya masih prototipe, bentuknya robot yang dipasangkan kamera," ujar penggagas robot mata-mata, Muhammad Alfi yang juga mahasiswa Politeknik Aceh ini kepada merdeka.com, Jumat (12/2).
-
Bagaimana orang Indonesia menggunakan ponsel? Indonesia juga termasuk ke dalam daftar negara yang tidak bisa hidup tanpa ponsel. Menduduki urutan ke enam, netizen Indonesia mengantongi angka sebanyak 29,1 persen dari waktu harian mereka untuk dihabiskan di depan layar HP.
-
Apa yang dilakukan alat sederhana itu? Alat sederhana itu tampak seperti sebuah besi panjang yang dibentuk seperti huruf U dan kemudian diberi semacam pegangan untuk dua tangan orang yang menggunakannya. Cara pakainya adalah alat tersebut dipegang dengan dua tangan dan kemudian seorang yang memegangnya hanya perlu berjalan di atas tanah yang dianggap memiliki sumber mata air. Jika ada sumber mata air yang mengalir di bawah tanah tersebut, maka alat sederhana itu akan bergerak naik ke atas untuk memberikan sinyal di bawah tanah terdapat mata air yang melimpah.
-
Bagaimana cara motor listrik mahasiswa UGM bekerja? Motor listrik itu memiliki beberapa kecanggihan antara lain battery pack yang sudah dilengkapi battery management system dengan fitur over current, over voltage, dan short circuit protection sebagai fitur keamanan dan safety battery.
-
Mengapa alat ini diciptakan? Tujuan dari dibuatnya teknologi ini ialah ingin lebih banyak mendapatkan mimpi yang sadar di mana penggunanya sadar bahwa ia sedang bermimpi.
-
Siapa yang menciptakan alat ini? Alat penyiksaan banteng perunggu tersebut dibuat oleh pematung yang dipekerjakan Phalaris, yaitu Perilaus.
-
Bagaimana cara kerja Ponsel Lipat? Ponsel lipat bekerja dengan menggunakan teknologi layar fleksibel yang memungkinkan perangkat untuk dilipat tanpa merusak layar.
Alfi menambahkan, untuk memudahkan pengendalian, mereka membuat software khusus berbasis android. Lewat cara ini, robot tersebut bisa dikendalikan dengan mudah melalui internet maupun wifi. Sistem pengendalinya pun hampir sama dengan drone.
Tak hanya itu, untuk memproses data-data yang didapatkan, mereka juga menggunakan komputer Raspberry Pi, sebuah komputer murah yang dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu menggunakan daya yang besar untuk menjalankannya.
"Sama dengan remote control biasa, mesin sudah komputerisasi dengan teknologi streaming yang bisa dilihat dari tampilan monitor. Apabila mobil ini jalan dalam gelap, otomatis menggunakan penglihatan malam."
Mobil mata-mata karya mahasiswa Aceh ©2016 merdeka.com/istimewaRobot mata-mata ini digagas oleh Alfi bersama tiga rekannya, Hernu Effendi, Hamdan Nugraha, dan Ferry Hafriza yang sama-sama berkuliah di jurusan Teknik Informatika. Proses pembuatannya pun tidak memakan waktu lama.
"Sebenarnya ini ide kawan-kawan di kelas. Saat itu pelajaran tentang pemrograman. Dari pada belajar aja, kami mencoba integrasikan software ke hardware, maka jadilah alat itu. Butuh waktu sebulan buatnya," ungkap Alfi.
Karena robot buatan mereka masih berupa purwarupa, Alfi ingin menggandeng TNI/Polri untuk mengembangkan produknya tersebut. Alfi mengaku punya cita-cita alat buatannya bisa berukuran lebih kecil dibandingkan sekarang.
"Kami ingin besarnya seperti seukuran kartu kredit," ucapnya.
Mobil mata-mata karya mahasiswa Aceh ©2016 merdeka.com/istimewaSelain robot mata-mata, empat mahasiswa ini juga membuat sejumlah produk lainnya, seperti TeleponMurah Rakyat, Radio Bencana, Raspberry Pi Cluster, Drone, Astro Pi, Robot mata-mata, dan beberapa animasi Earth Hour. Mereka juga sedang merancang proyek luar angkasa.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Berikut aksi robot terkecil di dunia bisa peragakan gaya apa saja.
Baca SelengkapnyaFakultas Teknik UGM meluncurkan sebuah pesawat tanpa awak yang mampu terbang sejauh 500 km. Pesawat ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan
Baca SelengkapnyaMahasiswa UNY membuat inovasi pagar listrik yang bisa mencegah monyet masuk ke pekarangan warga. Apakah aman?
Baca SelengkapnyaIni merupakan terobosan pertama dalam bidang biokomputasi.
Baca SelengkapnyaSiswa SMK di Kupang sukses membuat jemuran pintar. Seperti apa hasilnya?
Baca SelengkapnyaPoltekad TNI AD berhasil membuat drone yang berbentuk seperti burung untuk mendukung pengintaian dari serangan udara.
Baca SelengkapnyaMereka berhasil membawa kemenangan pada ajang Championship of World Robotic Center Competition 2024 di Multimedia University, Cyberjaya Malaysia.
Baca SelengkapnyaFakta Baru Peretasan HP Jenderal Bintang Dua: Pelaku Ayah & Anak, Belajar Meretas Otodidak
Baca SelengkapnyaSniper polwan Brimob tembak sasaran tanpa melihat sasaran bermodal cermin.
Baca SelengkapnyaSalah satu jambret kemudian turun dari sepeda motor dan mendekati seorang anak laki-laki berinisial RM.
Baca SelengkapnyaMahasiswa ITS ini punya kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan
Baca SelengkapnyaMahasiswa Teknik Mesin Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang Banten mengenalkan mobil hemat energi karya mereka
Baca Selengkapnya