Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemendes PDTT minta SIBAT PMI ikut terlibat tentukan program dari Dana Desa

Kemendes PDTT minta SIBAT PMI ikut terlibat tentukan program dari Dana Desa Acara Kemendes dan PMI di Bogor. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meminta kepada seluruh sukarelawan yang tergabung dalam Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) di seluruh Indonesia untuk dapat membantu mengawal dan mengawasi penggunaan dana desa yang terdapat di wilayahnya masing-masing.

"Penggunaan dana desa harus kita awasi secara bersama-sama agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran dana desa yang tidak sesuai dengan peruntukkannya," kata Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu (PDTu) Johozua Max Yoltuwu saat menjadi Narasumber dalam acara temu Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat nasional II di Bumi Perkemahan Gunung Pancar, Sentul, Kabupaten Bogor Senin (18/9).

Bukan hanya mengawal dan mengawasi. Namun, Sukarelawan SIBAT juga bisa ikut berperan dalam menentukan usulan program kegiatan pada Musyawarah Desa (Musdes) agar permasalahan bencana yang bisa saja terjadi setiap saat bisa segera teratasi dan direspon dengan cepat.

"Saya titipkan pesan kepada seluruh sukarelawan SIBAT agar terlibatlah didalam Musdes dan turut menentukan menu kegiatan yang paling memungkinkan dilakukan di desa terkait dengan penanggulangan bencana," katanya.

Menurutnya, berdasarkan catatan dari Kemendes PDTT terdapat 95 kabupaten yang merupakan kabupaten rawan bencana seperti bencana kebakaran lahan dan hutan, banjir, kekeringan atau kemarau panjang, tsunami dan gempa bumi serta bencana lainnya yang masih terjadi di Indonesia.

"Dana Desa dapat dimanfaatkan untuk permasalah bencana. Jadi, sekali lagi saya meminta agar desa juga turut mengusulkan program kegiatan untuk mengatasi permasalahan bencana atau mengantisipasi terjadinya bencana," katanya.

Johuzua mengingatkan bahwa Kemendes PDTT telah mengarahkan empat program prioritas penggunaan dana desa selain untuk pembangunan infrastruktur dasar maupun pemberdayaan masyarakat. Keempat program prioritas tersebut yakni pengembangan Produk Unggulan Desa, Pembangunan Embung, Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Pembangunan sarana olahraga.

"Di dalam empat program prioritas tersebut bisa mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada didesa. Misalnya, terkait dengan bencana kekeringan, dengan pembangunan embung tersebut bisa mengatasi bencana dengan ketersediaan air yang cukup," katanya. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP