Mahfud Siddiq yakin Timwas Intelijen takkan bocorkan rahasia

Merdeka.com - Ketua Komisi I DPR, Mahfudz siddiq yakin Timwas intelijen tidak akan membocorkan rahasia intelijen sebagaimana yang dikhawatirkan oleh banyak kalangan. Menurut Mahfudz yang juga menjadi Ketua Timwas Intelijen, pihaknya hanya sebagai mitra kerja, tidak untuk mengintervensi kerja intelijen.
"Prinsipnya adalah kemitraan. Sehingga ketika ada pandangan tentang ini, jadi seperti lawan yang membahayakan dan ada potensi kebocoran intelijen, adalah sangat keliru dan tidak paham dengan filosofi dari UU ini," kata Mahfudz di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1).
Mitra kerja komisi I DPR dan domain intelijen negara (BIN, Polri dan BNPT) diatur dalam UU intelijen Nomor 17 tahun 2011. Sebagai amanat UU, Komisi I berhak mengajukan pertanyaan (hak bertanya DPR) mengenai wewenang intelijen termasuk pelanggaran-pelanggaran yang terjadi.
"Pelaksanaan tugas kewenangan penyelenggara intelejen negara dan Timwas intelejen DPR juga diatur dengan UU yang sama," jelas dia.
Dalam pelaksanaannya, kata dia, Timwas tidak mempunyai prioritas kerja. Hal ini dibuat agar DPR tidak mempunyai target-target tertentu selain berlaku sebagai pengawas.
"Kami justru tidak mau digiring ke arah situ. Karena itu menjebak kepada potensi-potensi kekeliruan dan kesalahan dalam kerja Timwas," jelas dia.
Timwas Intelijen sudah disahkan oleh rapat paripurna DPR beberapa waktu lalu. Keanggotaannya terdiri dari 14 orang dari Komisi I dengan tetap mempresentasikan 10 fraksi partai di DPR.
Selanjutnya, dalam rapat Timwas dengan domain intelijen nantinya akan dibuat secara tertutup agar informasi yang ada tidak menjadi diskursus publik.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya