Mayat Terbakar di Semarang Diduga Pegawai Bapenda yang Hilang
Merdeka.com - Aparat Polrestabes Semarang masih terus melakukan penyelidikan temuan mayat dalam kondisi terbakar di Jalan Marina Raya, Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat. Polisi menyatakan identitas jenazah itu mengarah kepada pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang hilang.
"Hasil olah TKP motor Mio yang terbakar digunakan Iwan Boedi Prasetijo Paulus ada plat merah nopol H 9799 RA," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Jumat (9/9).
Meski mengarah pada Iwan, namun Irwan menyatakan identitas korban belum bisa dipastikan. Saat ini Tim Labfor Polda Jateng sedang mendalami lebih lanjut guna memastikan apakah korban adalah pegawai Bapenda Semarang yang hilang sejak 24 Agustus 2022.
-
Siapa yang menemukan mayat? Mayat tersebut diduga merupakan korban pembunuhan lantaran terdapat luka-luka di tubuhnya. Mayat pertama kali ditemukan oleh petugas kehutanan, Suyitono.
-
Siapa yang menemukan mayat itu? 'Awalnya saksi melintas di jalan tersebut, saksi menemukan bungkusan kasur yang menghalangi jalan,' kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono di Tangerang.
-
Mayat yang ditemukan itu siapa? 'Terhadap jenazah sudah teridentifikasi dan pengecekan formil oleh penyidik dan diketahui korban inisial N jenis kelamin perempuan dan tinggal di Kecamatan Cikupa,' kata Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Arief Nazarudin dikonfirmasi, Selasa (12/11).
"Kita masih menunggu proses pemeriksaan forensik. Harus dibuktikan dulu apakah yang meninggal Iwan atau bukan. Kalau kendaraannya, diduga kuat iya, karena identik dengan nomor pelat, nomor rangka, nomor mesin itu sudah identik," ungkapnya.
Polisi Tunggu Hasil Tes DNA
Terkait adanya pelat nama dan nametag, lanjut Irwan, juga masih dalam pendalaman. Pasalnya, bisa jadi nama tersebut mengarah ke orang lain.
"Kemudian selain itu ada juga pelat nama, nametag, papan nama atas nama Iwan Budi P. Apakah ini Iwan Budi P atau bukan, ini masih menunggu kepastian melalui pemeriksaan forensik dan tes DNA," pungkasnya.
Sekadar informasi, kondisi korban ketika ditemukan sudah dalam hangus terbakar. Kepala, kaki kanan dan dua telapak tangannya hilang. Namun bagian yang terbakar leher ke bawah. Kemudian, kepalanya tidak ditemukan di TKP.
"Tidak ditemukan apakah memang kemungkinan dibawa binatang liar di sekitar sini ya itu mungkin bisa karena itu. Kita sedang melakukan pencarian dibantu anjing pelacak dari Polrestabes Semarang. Nanti akan kita tentukan setelah menerima hasil pemeriksaan forensik," tutupnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Heboh Warga Pondok Aren Cium Bau Busuk, Ternyata Ada Mayat dalam Toren Air
Baca SelengkapnyaPetugas menyisir sekitar lokasi hingga akhirnya bertemu dengan keluarga korban di Rumah Sakit Polri.
Baca SelengkapnyaDalam surat tersebut tertulis bahwa WNA tersebut sudah bekerja di Indonesia selama 24 tahun.
Baca SelengkapnyaKorban inisial S (50) ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar kontrakannya.
Baca SelengkapnyaMayat tanpa identitas itu memiliki ciri-ciri mengenakan kaos tangan pendek dan celana panjang warna hitam
Baca SelengkapnyaBerawal Air Rumah Keruh dan Berbau, Sutrisno Kaget Temukan Ada Mayat dalam Toren Sudah Membusuk
Baca SelengkapnyaSeorang wanita tanpa identitas ditemukan tewas membusuk dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (16/1). Kasus ini masih diselidiki polisi.
Baca SelengkapnyaJasad korbam ditemukan mengambang di saluran penampungan air belakang Kantor TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (17/7).
Baca SelengkapnyaBerkaitan dengan kasus yang sedang disidik ini, empat orang juga telah dicegah salah satunya wali kota Semarang.
Baca SelengkapnyaPolisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan wanita berinisial S (50) yang ditemukan tewas membusuk di sebuah indekos kawasan Tambora, Jakarta Barat.
Baca SelengkapnyaKeinginan keluarga bertemu Mahfud itu setelah Mahfud mengungkapkan progres pengusutan kasus pembunuhan pegawai Bapenda Pemkot Semarang tersebut.
Baca SelengkapnyaMayat terbungkus kasus itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Selengkapnya