Monyet liar gigit 2 petugas keamanan, Pemkot Bekasi kerahkan damkar
Merdeka.com - Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Jawa Barat, akan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengevakuasi kawanan monyet liar yang meresahkan warga perumahan setempat.
"Tugas penyelamatan, termasuk menangkap hewan seperti ular, monyet, dan sebagainya adalah ranah Dinas Pemadam Kebakaran agar ke depannya tidak menyerang warga kembali," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Perikanan, Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, di Bekasi, Sabtu (24/6).
Satia Sriwijayanti mengatakan, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan petugas Dinas Pemadam Kebakaran untuk segera dikerahkan ke lapangan.
-
Siapa yang menjadi korban santet? 'Semua permukaan eksterior dari guci awalnya tertutup teks yang mengandung lebih dari 55 nama yang diukir, puluhan di antaranya sekarang hanya bertahan sebagai huruf-huruf terpisah yang mengambang atau coretan pensil yang samar,' jelas Lamont.
-
Siapa yang menjadi korban? Renu Singh, salah satu korban yang terjebak, telah melapor ke polisi dengan klaim bahwa ia telah ditipu sebesar USD 21.000 dan mengungkapkan bahwa ratusan orang lainnya juga mengalami kerugian total mencapai USD 4,1 juta.
-
Siapa perampok dalam peristiwa ini? Empat orang disandera oleh perampok selama enam hari.
-
Siapa yang dibunuh monyet? Mereka menjatuhkan anjing-anjing itu satu per satu atau meninggalkannya di pepohonan yang tinggi.
-
Siapa pelaku penganiayaan? Viral Remaja Pukuli Bocah Lalu Mengaku sebagai Keponakan Mayor Jendera Sekelompok remaja tmenganiaya dan mencaci bocah di Bandung, Jawa Barat.
Menurut dia, penangkapan hewan berada di bidang penyelamatan dinas tersebut untuk segera menanggulanginya.
Hal itu dikatakannya setelah mendapat informasi terkait keberadaan tiga monyet liar jenis beruk yang menyerang dan melukai dua anggota petugas keamanan di Perumahan Pondok Mitra Lestari dalam sepekan terakhir.
Korban masing-masing bernama Abdul Aziz (30) petugas satpam RT03 dan Daya, Satpam RW13 PML, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.
Kedua korban dilaporkan menderita luka gigitan dengan kedalaman dua centimeter dan empat jahitan medis di bagian lengannya.
Menurut Satia, perilaku hewan yang menyerang manusia biasanya dipicu oleh dua faktor, yakni terusik dan lapar.
"Hewan akan melakukan pertahanan dengan menyerang lawan jika terusik dengan makhluk lain. Begitu juga saat kondisi lapar, hewan akan menyerang makhluk lain demi mendapatkan makanan tersebut," katanya.
Terkait korban, ia menilai tindakan yang dilakukan klinik setempat dengan memberi korban antitetanus sudah tepat.
"Kepada korban, saya mengimbau agar ikuti saran dokter klinik, karena mereka yang paham kondisi pasien. Bila dirasa perlu, dirujuk ke RSUD Kota Bekasi, mereka tentu akan menyarankan ke sana," katanya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Kawanan makhluk kecil muncul ke permukiman warga Depok.
Baca SelengkapnyaDiduga monyet liar tersebut berasal dari pinggir sungai Ciliwung. Monyet tersebut ke yang kehabisan makanan karena musim kemarau.
Baca SelengkapnyaAde Ary menerangkan pada saat melancarkan aksinya, ada empat orang pelaku.
Baca SelengkapnyaKemunculan gajah di Muratara pertama kali dilaporkan warga Kelurahan Karya Makmur.
Baca SelengkapnyaTersangka ditembak karena melawan ketika diminta menunjukkan lokasi pelaku lain.
Baca SelengkapnyaDua petugas Satpol PP Surabaya yang berniat membantu warga, justru babak belur diamuk oknum buruh
Baca SelengkapnyaSeorang warga bernama Rusli (62) meninggal dalam upaya penangkapan kera liar di Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, Kamis (21/3) pagi.
Baca SelengkapnyaTak hanya petugas damkar saja, terlihat pula seorang pria yang merupakan warga sekitar yang juga membantu proses evakuasi itu.
Baca SelengkapnyaKawanan monyet ini diduga kekurangan makan karena hutan di lereng Gunung Lawu kondisinya memprihatinkan
Baca SelengkapnyaKetiga korban terdiri dari dua pria dewasa dan bocah berusia 10 tahun.
Baca SelengkapnyaSaat ini, semua pelaku masih menjalani pemeriksaan lanjutan. Motif belum diketahui.
Baca SelengkapnyaMereka menjatuhkan anjing-anjing itu satu per satu atau meninggalkannya di pepohonan yang tinggi.
Baca Selengkapnya