Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Naik kapal pesiar mewah, ribuan turis asing liburan di Jawa Tengah

Naik kapal pesiar mewah, ribuan turis asing liburan di Jawa Tengah Turis asing merapat di Tanjung Emas. ©2015 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Ribuan wisatawan dari Australia dan Eropa dengan menumpang kapal pesiar mewah Dawn Princess Hamilton merapat di Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, Jawa Tengah. Kapal pesiar Dawn Princess Hamilton yang dikapteni Jennings dari London berkapasitas 1.900 penumpang dengan awak kapal 800 orang ini menurunkan sebanyak 2.000 wisatawan asing.

Ribuan wisatawan ini, kemudian akan berwisata di seputar obyek wisata Jawa Tengah, salah satunya di Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kemudian Rabu (22/4) besok akan berlayar kembali menuju ke Teluk Benoa, Lombok.

"Saya sangat senang untuk pertama kalinya berkunjung di Indonesia. Terutama di lokasi Jawa Tengah karena saya ingin mengunjungi obyek wisata Candi Borobudur yang merupakan salah satu tujuh keajaiban dunia yang ada di sini," ungkap Marlynendle seorang turis perempuan dari negara Australia kepada merdeka.com usai turun dari kapal mewah dengan panjang 261 meter ini, Selasa (21/4).

Marlynendle mengaku selain ingin mengunjungi Candi Borobudur juga sangat mengagumi dan ingin menikmati wisata kuliner di Jawa Tengah. Sebab, menurut beberapa saudara dan rekan-rekannya, di Jawa Tengah terdapat beberapa makanan khas tradisional yang enak.

"Saya sangat ingin menikmati nasi goreng dan lumpia makanan khas di Jateng ini. Selain itu ingin menikmati dan bergaul bersama dengan orang-orang Jawa Tengah karena di dunia dikenal dengan keramahan, kebaikannya dan sangat bersahabat," ungkapnya.

Manajer Operasional Pelindo III Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang Wijang Indarto mengungkapkan, kapal pesiar mewah Dawn Princess Hamilton London ini merupakan kapal terbesar dari 12 kapal yang pernah merapat di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

"Sebanyak 2.000 wisatawan ini nantinya akan dibawa ke beberapa tempat wisata dengan armada sebanyak 14 bus besar terutama ke obyek wisata andalan Jawa Tengah yaitu Candi Borobudur di Kabupaten Magelang," terangnya.

Wijang mengungkapkan, pihaknya sengaja menyambut kedatangan para wisatawan dari Australia dan Eropa ini dengan menyuguhkan sebanyak 250 personel Marching Band Taruna dari Lembaga Pendidikan Ilmu Pelayaran (PIP) Kota Semarang. Selain itu juga menampilkan atraksi kesenian tradisional kuda lumping yang merupakan kesenian khas Jawa Tengah.

"Selain memanjakan turis, kita juga berupaya memberikan sambutan dalam bentuk kesenian tradisional kita sekaligus memperkenalkan budaya Jawa Tengah," ungkapnya.

Wijang berharap dengan penyambutan yang positif ini, jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia, khususnya di Jawa Tengah akan terus bertambah secara signifikan.

"Harapan kami, pada bulan Mei ke depan akan ada kunjungan wisatawan asing lagi kemari akan meningkat. Sehingga pendapatan di sektor wisata di Jawa Tengah juga akan terus bertambah," pungkasnya (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP