Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang mengeluh cangkang akik China serbu Bali dan banting harga

Pedagang mengeluh cangkang akik China serbu Bali dan banting harga Cangkang batu akik. ©2015 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Menjelang era perdagangan bebas benar-benar dimanfaatkan industri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) memasok barang ke Indonesia. Tidak hanya bisnis online, serbuan tenaga kerja di PLTU Celukan Bawang dikuasai orang Tiongkok, kini cangkang atau ring (cincin) untuk mengikat batu akik buatan negeri tirai bambu itu membanjiri Bali.

Celah bisnis batu akik di Indonesia ternyata dimanfaatkan dengan baik oleh warga Tiongkok. Mereka berusaha merebut bisnis pembuatan ring (cincin) atau cangkang akik.

"Kalau mau jual batu asal Tiongkok, batu apaan? Hanya Indonesia yang kaya dengan akik, jadi orang Tiongkok mainnya di cangkang berbahan titanium," kata Purwa, seorang perajin perak saat ditemui di Celuk, Gianyar, Bali, Selasa (1/9).

Orang lain juga bertanya?

Sejak masuknya cincin titanium asal Tiongkok, harga pembuatan ikatan dari perak merosot. "Semua lebih pada memilih cangkang dengan bahan titanium. Karena pasaran batu akik yang ramai dipakai atau di jual juga akik yang tidak terlalu berkelas, sehingga lebih banyak orang melirik cangkang berbahan titanium," ucap Purwa.

Purwa mengatakan, kalau harga batu dibeli hanya 50 ribu, kemudian menggunakan ring berbahan perak tentu kurang cocok. Menurut Purwa, sebuah cincin berbahan perak minimal dijual Rp 350 ribu.

Ironisnya, para pembuat cincin berbahan perak yang beralih ke bahan titanium justru kalah saing dengan bahan titanium didatangkan dari Tiongkok. "Kualitas serta motif yang ditawarkan bagus-bagus. Harganya juga jauh di bawah harga jual kita," keluh Purwa.

cangkang batu akik

Serbuan cangkang akik asal Tiongkok di Bali, yang harganya jauh lebih murah, serta kreasinya tak kalah menarik bahkan lebih variatif daripada cangkang buatan Celuk, membuat pedagang lokal kelimpungan.

"Jujur kita para perajin cangkang di Bali heran dengan masuknya cangkang dari Tiongkok ini. Apakah ada izinnya atau lewat mana masuknya, saya tidak mengerti. Bahkan jumlahnya besar-besaran," ujar Purwa.

Padahal menurut Purwa, jika dibandingkan secara teliti, cangkang akik produk Bali berbahan titanium tidak kalah. Ada bermacam-macam jenis logam menjadi bahan dasar cangkang buatan Celuk, Gianyar, Bali. Mulai dari kuningan, alpaka, titanium, perak, dan emas. Paling banyak diproduksi adalah yang berbahan baku kuningan, alpaka, dan titanium. Dia menduga, masuknya cangkang asal Tiongkok secara besar-besaran ini akibat melemahnya nilai mata uang Rupiah dari Dollar Amerika Serikat.

Dari pantauan di Denpasar dan Badung, sejumlah pedagang cangkok cincin bahan titanium dari Tiongkok banyak dijual di Gatsu Tengah Denpasar. Harganya berkisar Rp 200 ribu untuk 10 cangkok (Rp 20 ribu per buah). Tempat lain menjual cangkang akik Tiongkok ada di Kuta, tepatnya Jalan Blambangan. Namun, untuk produk buatan lokal, banyak dijual di pertokoan Jalan Soputan Mahendradata, Denpasar. Di sana sebuah cangkang akik dilepas Rp 50 ribu sampai 60 ribu.

"Cangkok cincin dari Tiongkok dijualnya jauh sekali di bawah harga cincin buatan orang kita. Mau bersaing bagaimana kita? Kita punya jual Rp 50 ribu per biji, tetapi mereka bisa jual 20 ribu per biji. Ini sudah tidak sehat, pasar bebas kebablasan," sergah Purwa.

Dilihat dari cara pembuatannya, ada dua jenis cangkang. Yakni hand made atau buatan tangan (manual) dan cangkang casting (cetakan). Cangkang akik dari Tiongkok yang merongrong pasar cangkang buatan lokal dibuat dengan cara kedua. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Cerita Pengusaha Lokal Banyak Produk Indonesia yang 'Dicuri' China, Dijual dengan Harga di Luar Nalar
Cerita Pengusaha Lokal Banyak Produk Indonesia yang 'Dicuri' China, Dijual dengan Harga di Luar Nalar

Produk dalam negeri memiliki kualitas yang bagus dibandingkan produk impor dari China.

Baca Selengkapnya
Kesal Benderanya Tak Laku, Pedagang Jalanan Ngamuk Rusak dan Lempari Rumah Penjual Online di Garut
Kesal Benderanya Tak Laku, Pedagang Jalanan Ngamuk Rusak dan Lempari Rumah Penjual Online di Garut

Setidaknya tiga rumah warga yang berada di Desa Cangkuang, Salamnunggal, dan Kandangmukti mengalami kerusakan akibat aksi tersebut

Baca Selengkapnya
Negara-Negara Ini Kesusahan karena Digempur Barang Murah China
Negara-Negara Ini Kesusahan karena Digempur Barang Murah China

Dampak masuknya barang murah China membuat industri di sejumlah negara terancam kolaps.

Baca Selengkapnya
Curhat Pedagang Tanah Abang: Kita Jual Rp100.000 tapi di TikTok Shop Bisa Rp39.000, Enggak Masuk Akal
Curhat Pedagang Tanah Abang: Kita Jual Rp100.000 tapi di TikTok Shop Bisa Rp39.000, Enggak Masuk Akal

Sebelum adanya TiktokShop ini, pendapatan yang didapat dari penjualan baju gamis ini mendapatkan Rp20 juta per hari.

Baca Selengkapnya
Ternyata Ini Biang Kerok Sepinya Pasar Tanah Abang
Ternyata Ini Biang Kerok Sepinya Pasar Tanah Abang

Sepinya pembeli pedagang Pasar Tanah Abang jadi perhatian pemerintah.

Baca Selengkapnya
Banyak Artis Jual Produk Impor Murah Secara Online, UMKM Tak Bisa Bersaing
Banyak Artis Jual Produk Impor Murah Secara Online, UMKM Tak Bisa Bersaing

Ada arus barang impor yang masuk ke Indonesia dengan harga yang sangat murah dan produk lokal tak bisa bersaing secara harga.

Baca Selengkapnya
Keluh Pedagang Tanah Abang ke Menteri Teten: Penjualan Sudah Enggak Laris Lagi Pak
Keluh Pedagang Tanah Abang ke Menteri Teten: Penjualan Sudah Enggak Laris Lagi Pak

Teten mengunjungi beberapa pedagang untuk ditanyai perihal toko yang sepi pembeli.

Baca Selengkapnya
Asal Muasal Produk China Dijual Harga Murah di Banyak Negara
Asal Muasal Produk China Dijual Harga Murah di Banyak Negara

Pemerintah China memiliki dukungan yang penuh kepada para pelaku usahanya.

Baca Selengkapnya
Banjir Produk Impor, Tujuh Perusahaan Keramik Ini Bangkrut
Banjir Produk Impor, Tujuh Perusahaan Keramik Ini Bangkrut

dampak dari meningkatnya harga gas dan derasnya impor dari China.

Baca Selengkapnya
Ganjar: Impor Batik Harus Dibatasi agar UMKM Dalam Negeri Tidak Kewalahan
Ganjar: Impor Batik Harus Dibatasi agar UMKM Dalam Negeri Tidak Kewalahan

Ganjar sepakat impor batik harus dibatasi melalui regulasi yang jelas.

Baca Selengkapnya
Tiga Jurus Ampuh UMKM Lokal Lawan Produk China di TikTok Shop
Tiga Jurus Ampuh UMKM Lokal Lawan Produk China di TikTok Shop

Pemerintah seharusnya sudah melakukan antisipasi dini sejak lama dalam belanja online.

Baca Selengkapnya
Dua Sisi Perdagangan Digital, Bisa Jadi 'Mesin Pembunuh' Jika Industri dalam Negeri Tak Diproteksi
Dua Sisi Perdagangan Digital, Bisa Jadi 'Mesin Pembunuh' Jika Industri dalam Negeri Tak Diproteksi

Pengusasaan platform asing terutama dari China cepat atau lambat bakal mengancam usaha kecil-menengah.

Baca Selengkapnya