Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Selidiki Kemungkinan Orang Dalam Terlibat di Kasus Pembobolan ATM

Polisi Selidiki Kemungkinan Orang Dalam Terlibat di Kasus Pembobolan ATM garis polisi. shutterstock

Merdeka.com - Polisi menyelidiki dugaan keterlibatan orang dalam di kasus pembobolan ATM menggunakan kartu Bank DKI yang menyeret sejumlah Satpol PP. Kerugian dalam kasus itu mencapai puluhan miliar.

"Kami menyelidiki itu (kemungkinan adanya orang dalam)," kata Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iwan Kurniawan, Selasa (26/11).

Menurut dia, pembobolan ini berhubungan dengan sistem pengamanan yang selama ini diterapkan oleh pihak perbankan. Karena itu, polisi berencana menggandeng ahli untuk mengetahui apakah ada kesengajaan atau tidak.

"Ini masalahnya kan ada sistem yang dipergunakan nanti akan dicek oleh tim ahli," ujar dia.

Iwan menjelaskan, perkara ini berawal dari laporan Bank DKI beberapa waktu lalu. Bahwa ada nasabah yang menarik uang di Ajungan Tunai Mandiri (ATM). Tetapi saldo tidak berkurang.

Cara Pelaku Beraksi

Dari hasil penyelidikan mengarah kepada seorang nasabah berinisial I. Kini terduga pelaku berkembang menjadi 41 nasabah.

"Berawal dari ketidaksengajaan tetapi sebagai seorang yang berpendidikan pada saat ambil uang di ATM saldonya tidak berkurang harusnya melapor tetapi dia enggak. Dia malah ambil terus ada upaya membuat kartu ATM lain. Dia suruh beberapa rekannya buat tabungan, kemudian dikasih uang. Sementara kartu ATM dipinjam," ucap dia.

Menurut keterangan, para pelaku tidak hanya menarik uang di satu ATM saja, tetapi di lima ATM yang berada di kawasan Jakarta.

"Makanya ada kemungkinan tersangka bisa sampai 41 orang. Soalnya dia enggak satu ATM (Bersama) saja yang dibobol," tutup dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP