Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satpol PP Jakut gelar razia, miras, gelandangan dan PSK diamankan

Satpol PP Jakut gelar razia, miras, gelandangan dan PSK diamankan ilustrasi Satpol PP Razia PKL Monas. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Demi menjalankan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang penertiban umum, ratusan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara menggelar razia dadakan di empat Kecamatan Jakarta Utara.

Razia yang juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi serta Kasatpol PP Jakarta Utara Iyan Shopian ini berlangsung mulai pukul 21:00 WIB, berawal dari depan Gedung Wali Kota Jakarta Utara.

"Penertiban ini bukan dalam arti merampas hak mereka. Justru kita bawa ke Sudinsos dan kita bina agar mereka menjadi orang yang memiliki kemampuan dan berguna bagi warga sekitarnya," ujar Wahyu saat melakukan razia, Rabu (25/2).

Sementara itu, Iyan mengaku razia kali ini pihaknya mengerahkan sekitar 300 personel gabungan. Razia ini dilakukan di empat kecamatan, yakni Kawasan Tanjung Priok, Koja, Cilincing, dan Pademangan.

"Yang kami tertibkan nanti ini bukan penjahat. Tapi, kami ingin semua masyarakat tertib. Razia ini juga didukung Sudinhub. Kenapa? razia kali ini bukan hanya untuk PMKS, PSK, minuman keras (miras), atau gelandangan lainnya. Tapi, sesuai tupoksinya, pihak Sudinhub akan memeriksa taksi-taksi, mengingat kejahatan di taksi masih terbilang marak, serta parkir liar," paparnya.

Pantauan merdeka.com yang ikut dalam razia itu, Satpol PP berhasil mengamankan 500 botol minuman keras yang kadar alkoholnya di atas 50 persen dan minuman oplosan di pinggir-pinggir jalan sekitar Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Petugas juga mendapati beberapa warnet yang masih melayani para pelajar sekolah bermain game online atau sejenisnya di atas Pukul 22.00 WIB.

Selain itu, sebanyak 50 PMKS serta beberapa PSK pun dijaring Satpol PP dan sejumlah anak-anak yang mengambil BBM dari truk tangki atau disebut tukang tiris juga diamankan.

Semua yang terjaring Satpol PP pada malam hingga dini hari ini kemudian dibawa ke kantor Wali Kota Jakarta Utara untuk didata. Setelah didata, mereka dikirim ke panti asuhan dinas sosial DKI di Kedoya, Jakarta Barat.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP