Tabrakan KRL vs truk BBM, 12 orang masih dirawat di RSPP

Merdeka.com - Para korban kecelakaan maut Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Serpong Tanah Abang dan mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) di perlintasan Pondok Betung, Bintaro beberapa hari yang lalu masih berada di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan.
Kepala Manajemen Bisnis RSPP, Indra Maulana, mengatakan hingga saat ini 12 orang masih dirawat intensif oleh dokter untuk menyembuhkan luka bakar.
"Total pasien sampai dengan hari ini ada 17 orang. 5 Orang sudah boleh pulang, 12 orang masih dirawat. Dari 12 orang tersebut, 8 orang dirawat di tempat tertutup, sisanya di ruangan biasa," kata Indra Maulana, Kamis (12/12).
Menurut Indra, dari seluruh total korban kecelakaan yang dirawat di RSPP semua luka bakarnya berbeda-beda. "Luka bakar bervariasi, 5 sampai 37 persen. Kalau luka bakar serius ya kita lakukan operasi pembersihan luka," ujarnya.
Selain itu, Indra menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi semua pasien korban kecelakaan tersebut sudah berangsur mulai membaik. Pihak rumah sakit tetap berjanji melakukan perawatan optimal kepada pasien yang sudah rawat jalan bila masih diperlukan.
"Kondisi pasien semuanya secara umum semuanya stabil, tapi masih tetap harus pembersihan luka," imbuh Indra.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya