Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak mau dianggap memihak Jokowi-Prabowo, SBY pukul gong 3 kali

Tak mau dianggap memihak Jokowi-Prabowo, SBY pukul gong 3 kali Presiden SBY. rumgapres/abror rizki

Merdeka.com - Hiruk pikuk koalisi dan pencalonan presiden baru saja berakhir, dengan demikian hanya terdapat dua poros dalam Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang. Dari 10 partai yang lolos ke parlemen, hanya Demokrat yang tak memberikan dukungannya kemanapun.

Hal itupun coba dibuktikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat Pembukaan Rakornas V Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2014. SBY memukul gong sebanyak tiga kali dan tak ingin kurang dari itu.

"Saya pukul tiga kali karena Jokowi dan Prabowo pasti dapat nomor satu atau dua. Jadi tiga kali saya pukul," ujar SBY di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (21/5).

Seperti diketahui, Partai Demokrat melalui Ketua Harian Syarief Hasan menyatakan partai berlambang bintang mercy ini tak akan bergabung ke poros manapun. Namun demikian, dia meminta kepada seluruh kader maupun simpatisan untuk tidak golput dan tetap menjatuhkan pilihannya.

Sementara, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta telah resmi mendaftarkan dirinya ke KPU. Jokowi mendaftar pada Senin (19/5) dan Prabowo pada Selasa (20/5). (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP