Terpepet butuh uang, Haris dan Diki nekat begal polisi
Merdeka.com - Berdalih ketagihan main game online, seorang mahasiswa di Palembang, Haris (19) dan rekannya Diki (20), nekat membegal anggota polisi yang hendak pulang ke rumah usai bertugas. Gagal beraksi, salah satu pelaku justru ditembak korban dan mengenai dada.
Peristiwa itu terjadi saat korban Brigadir Jefri hendak pulang usai bertugas ke rumahnya mengendarai sepeda motor, Sabtu (27/2) dini malam. Saat melintas di kawasan Rimba Kemuning Palembang, korban diadang kedua pelaku sambil mengayunkan pedang dan parang.
Begitu akan ditebas, korban terjatuh dari motornya. Korban pun melepaskan tembakan ke atas sebanyak dua kali, namun kedua tersangka justru melawan.
-
Apa yang dilakukan pelaku? Mereka juga meminta Y agar menyerahkan diri agar dapat diperiksa. 'Saya imbau kepada yang diduga pelaku berinisial Y yang sesuai dengan video yang beredar agar menyerahkan diri,' kata Rahman saat dikonfirmasi, Minggu (28/4).
-
Siapa pelakunya? Orang ke-3 : 'Seperti biasa saya menjemput anak saya pulang sekolah sekitar jam tersebut'Karena 22 jam sebelum 5 April 2010 adalah jam 1 siang 4 april 2010 (hari minggu)
-
Apa yang terjadi pada mahasiswa tersebut? Mahasiswa bernama Alwi Fadli tewas ditikam oleh pria inisial P (23) yang hendak menyewa kekasihnya terkait prostitusi online.
-
Mengapa pelajar terlibat perkelahian? Ciri remaja atau pelajar yang terlibat perkelahian antar sesamanya diduga dipengaruhi oleh beragam kondisi seperti lingkungan tempat tinggal, kedekatan dengan orangtua dan anggota keluarga lainnya, hubungan dengan peer group serta akses untuk melihat kekerasan di media visual seperti tayangan di media sosial.
-
Apa jenis narkoba yang di edarkan oleh 2 mahasiswa di Sulawesi Selatan? Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan menangkap dua mahasiswa berinisial MR dan MA karena terlibat kasus peredaran narkotika jenis ganja.
Merasa nyawanya terancam, korban menembak salah satu tersangka. Tembakan itu mengenai tangan tembus ke dada kanan tersangka Haris. Kedua tersangka kabur terbirit-birit mengendarai motor. Sementara korban yang mengalami luka lecet melapor ke satuannya.
Kemudian, tersangka yang terkena tembakan polisi itu menuju Rumah Sakit Myria Palembang untuk berobat dengan alasan baru saja menjadi korban pembegalan. Karena curiga, dokter menolak penanganan dan menganjurkan ke rumah sakit lain.
Kebingungan, tersangka Haris pulang ke rumahnya di Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang, untuk meminta ibunya mengantar ke RS Moehammad Husin. Di RS itu, tersangka mendapatkan perawatan medis dan langsung dilakukan pengangkatan proyektil.
Mengetahui ada pasien yang dirawat akibat tembakan, beberapa jam kemudian polisi meluncur ke RSMH untuk pengecekan. Ternyata, pasien tersebut tak lain adalah pelaku begal yang baru saja beraksi.
"Saya ngakunya barusan dibegal biar cepat dirawat, sempat ditolak RS Myria karena mereka curiga," ungkap tersangka Haris di Mapolsek Kemuning Palembang, Senin (29/2).
Mahasiswa semester dua jurusan bahasa Inggris itu mengaku nekat membegal karena tak punya uang untuk main game online.
"Kuliah lagi libur, mau main game duit habis, makanya begal saja," kata dia.
"Kalau saya pingin beli baju, kalau motornya dapat bisa dijual lagi," timpal tersangka Diki.
Kapolsek Kemuning Palembang AKP Handoko mengatakan, dari pengakuannya, kedua tersangka baru pertama kali melakukan aksi begal. Namun, pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut keterlibatan mereka dalam kejahatan lain.
"Mereka ngaku tidak tahu kalau korban begalnya itu anggota polisi. Mereka gagal beraksi karena ditembak anggota," pungkasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Polisi mengidentifikasi dua pelaku begal sejoli mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tewas ditikam.
Baca SelengkapnyaKedua orang yang kini sudah berstatus tersangka dan ditahan di Polda Jatim itu diketahui merupakan mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Surabaya.
Baca SelengkapnyaPara pelaku mengaku-ngaku sebagai petugas leasing untuk membegal satu unit vespa milik seorang bocah SMA.
Baca SelengkapnyaParah! Dua pelaku begal di Cikarang Barat mengaku baru lulus SD. Pengakuan keduanya terungkap usai diamankan warga setelah melancarkan aksi perampasan.
Baca SelengkapnyaPolisi gadungan bawa kabur motor, ponsel hingga uang mahasiswi Palembang
Baca SelengkapnyaIroni Dua Pelajar di Sumsel jadi Promotor Judi Online, Diimingi Upah Rp1 Juta
Baca SelengkapnyaKeduanya terancam enam tahun pidana penjara. Keduanya telah ditahan.
Baca SelengkapnyaPenyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua yakni R (36) dan NP (27).
Baca SelengkapnyaPihak kampus sudah berupaya melakukan mediasi. Terungkap bahwa sebagian uang setoran sudah dikembalikan.
Baca SelengkapnyaMotif atau yang menjadi latar belakang kejadian karena pelaku ingin bermain judi online.
Baca SelengkapnyaAdapun dua mahasiswa tersebut bernama inisial DAN (23), dan DA alias Acil (23)
Baca SelengkapnyaMereka mengaku tergiur dengan imbalan yang diterima.
Baca Selengkapnya