Tiba di Mataram, Gatot mengaku tak hamili gadis di bawah umur
Merdeka.com - Gatot Brajamusti akhirnya tiba di Mapolda NTB Sabtu (10/9) petang, digiring personel Ditresnarkoba Polda NTB dan Polres Mataram. Tidak banyak disampaikan Gatot, ketika bertubi tubi ditanya wartawan, khususnya terkait kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukannya terhadap CTP.
"Tidak ada itu, tidak ada (pelecehan seksual)," jawab Gatot sembari terus menerobos kerumunan wartawan.
Gatot dibawa dengan mobil Toyota Innova warna putih, sekitar Pukul 18.30 Wita mengenakan kaos warna hitam. Sepasang tangannya diborgol ke depan, dibungkus kaos warna hitam.
-
Siapa yang terlihat tenang tapi pendendam? Bersikap Dingin dan Tidak Responsif Orang yang menyimpan dendam sering kali tampak tenang dengan aura yang dingin.
-
Siapa yang ditangkap? Seorang pria di China utara ditangkap oleh pihak kepolisian setelah ia membuat surat penangkapan palsu untuk dirinya sendiri di media sosial.
-
Apa yang dilakukan pelaku? Mereka juga meminta Y agar menyerahkan diri agar dapat diperiksa. 'Saya imbau kepada yang diduga pelaku berinisial Y yang sesuai dengan video yang beredar agar menyerahkan diri,' kata Rahman saat dikonfirmasi, Minggu (28/4).
-
Siapa pelakunya? Orang ke-3 : 'Seperti biasa saya menjemput anak saya pulang sekolah sekitar jam tersebut'Karena 22 jam sebelum 5 April 2010 adalah jam 1 siang 4 april 2010 (hari minggu)
Dia digelandang dari Lombok International Airport (LIA) sekitar Pukul 16.30 Wita, setelah diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Batik Air.
Gatot terus diberondong dengan pertanyaan seputar dugaan kasus pemerkosaan yang membuat CTS hamil dan memiliki anak. Dengan tegas Gatot membantah itu. "Bohong itu, bohong," tegas Gatot terus merangsek ke lorong tahanan Polda NTB.
Sampai di dalam tahanan, Gatot langsung dimasukkan ke sel tahanan bagian barat. Di ruang berterali itu, dia diterima Direktur Tahanan Titipan Polda NTB, AKBP Deki Subagyo dan langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan.
Pengawalan Gatot saat itu super ketat. Dia digiring sejumlah perwira pada Ditresnarkoba Polda NTB. Di antaranya Wadir Resnarkoba Polda NTB, AKBP Eko Santoso, Kasubdit I AKBP Ceppy Ahmad Hidayat, Kasubdit III AKBP Anak Agung Gede Agung. Ada juga Kasat Reskrim Polres Mataram, AKP Haris Dinzah, Kasat Res Narkoba Polres Mataram, AKP Purbo Wahono.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Megawati menegaskan tak pernah bayar demi mendapatkan gelar honoris causa.
Baca Selengkapnya