Usai Bentrok, PSHT dan Brajamusti Kerja Bakti di Tamansiswa Bareng TNI-Polri

Merdeka.com - Sejumlah elemen masyarakat Kota Yogyakarta bersama Polda DIY dan TNI melakukan kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih di lingkungan Tamansiswa, Jumat (9/6). Kerja bakti ini diikuti pula oleh PSHT dan Brajamusti, yang merupakan dua kelompok yang sempat terlibat tawuran di Jalan Tamansiswa.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, Tamansiswa merupakan sebuah situs sejarah dan simbol persatuan yang ada di Yogyakarta. Kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih ini disebut Suwondo juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT Polri ke-77 yang jatuh pada 1 Juli 2023 mendatang.
"Kita bersama-sama menyiapkan diri dalam rangka keamanan, kegiatan-kegiatan ke depan terutamanya pembangunan kepada kita semua supaya menjadi Yogyakarta yang sejahtera, Indonesia emas dalam jangka panjangnya dan kita semua selalu dalam kondisi yang sehat dan siap menjadi pelaksananya," ujar Suwondo di Tamansiswa.
Sementara itu, pengurus Majelis Umum Persatuan Tamansiswa Haryanto menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan kerja bakti tersebut. Haryanto menuturkan jika pada 3 Juli 2023 nanti, Tamansiswa akan merayakan HUT ke-101.
"Ini termasuk kita membangun kerja sama baik itu Polda DIY, Tamansiswa, PSHT, Brajamusti dan masyarakat Yogyakarta. Ini sesuai dengan spiritnya Ki Hadjar Dewantara di mana semangat kita kan semangat kekeluargaan di Tamansiswa itu. Kita menjunjung tinggi kebersamaan, supaya ini bisa terwujud ya ini diwujudkan dalam bentuk kerja sama kerja bakti ini," ucap Haryanto.
Terkait insiden tawuran antar dua kelompok massa yang menyebabkan sejumlah kerusakan di Tamansiswa, Haryanto menerangkan permasalahan itu sudah selesai. Haryanto menjelaskan pada Selasa (6/6) lalu dengan difasilitasi oleh Polda DIY semua pihak telah sepakat untuk saling menjaga agar Yogyakarta kembali kondusif dan aman.
"Kita sudah sepakat, semua tidak terjadi masalah. Kita sudah sepakat untuk menjaga supaya Yogyakarta menjadi kondusif, Jogja Istimewa," ungkap Haryanto.
Sedangkan Presiden Brajamusti Muslim Burhanudin alias Thole mengatakan kerja bakti dan bersih-bersih di Tamansiswa ini selain dalam rangka HUT Polri ke 77. juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga Kota Yogyakarta agar aman dan kondusif.
"Kita berusaha mewujudkan komitmen yang sudah jalankan di Polda DIY kemarin dengan saudara-saudara kita PSHT. Selanjutnya dalam rangka HUT Bhayangkara kita melakukan giat pada pagi ini, untuk sama-sama kerja bakti di Pendopo Tamansiswa yang kemarin sempat terjadi pemberitaan di medsos nasional ada hal yang sekiranya benda cagar budaya yang rusak, atau gimana gitu. Terus sementara ini kita tunjukkan bahwa komitmen kita bisa kita jalankan," urai Thole.
Ketua PSHT Cabang Kota Yogyakarta Sutopan Basuki menyampaikan jika pihaknya selalu mendukung dan berkomitmen untuk menciptakan Kota Yogyakarta yang aman dan kondusif.
"Alhamdulillah kami sangat bangga sekali dan senang sekali kegiatan yang difasilitasi Polda DIY, di kesempatan inilah kita bisa tunjukkan bahwa komitmen kami bahwa rakyat Yogyakarta yang kemarin terjadi hal-hal yang sedikit tidak kita inginkan bisa terurai hari ini," ucap Topan.
"Masyarakat secara luas bisa melihat secara langsung bahwa kami tidak ada masalah. Saya harap dengan kejadian kemarin itu dan yang langkah-langkah yang kita lakukan ini menjadikan semangat kita untuk tetap mengedepankan rasa persatuan untuk mencapai keamanan," tutup Topan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya