Demokrat sebut pertemuan SBY dan Prabowo tinggal atur waktu
Merdeka.com - Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu untuk membahas rencana koalisi dalam Pilpres 2019 mendatang. Namun, pertemuan kedua tokoh ini masih menunggu waktu yang tepat.
Sekretaris DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengaku belum mengetahui apakah pertemuan akan digelar di bulan Ramadan ini atau nanti setelah Idul Fitri. Terpenting saat ini sedang dicari jadwal yang tepat.
"Yang jelas pertemuan itu sudah direncanakan oleh beliau berdua (SBY dan Prabowo). Tinggal waktu tepatnya yang hingga saat ini masih sedang diatur," jelasnya dihubungi merdeka.com, Rabu (30/5).
-
Kapan pertemuan Prabowo dan Megawati direncanakan? 'Pertemuan itu (antara Prabowo dan Megawati) sudah terjadwal dan sudah di atas mejanya Prabowo,' tutupnya.
-
Bagaimana komunikasi PDIP dan Prabowo? 'Saya kira kalau konteksnya dekat itu komunikasi, selama ini komunikasinya bagus-bagus saja (dengan PDIP). Pak Prabowo kan selama ini narasi yang dibangun adalah kita harus bersatu kembali ya,' ucap Doli.
-
Kapan Prabowo dan Jokowi berbincang? Momen pembicaraan itu diceritakan kembali oleh Prabowo Subianto saat hadir di acara bertajuk Prabowo menyapa kampung halaman di Lapangan Schwarz Langowan, Minahasa Sulawesi Utara, pada Senin (5/2/2024).
-
Kapan Prabowo bertemu Jokowi? Presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana kepresidenan, Jakarta, Senin (8/7) siang.
-
Siapa yang akan bertemu Prabowo? Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut, presiden terpilih Prabowo Subianto akan segera bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
-
Kapan pertemuan Prabowo dan Megawati? 'Insyaallah akan terjadi. Pokoknya Insyaallah akan terjadi sebelum pelantikan,' ujar Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).
Ia menambahkan setelah jadwal pertemuan ditetapkan pihaknya segera menginformasikan. Didik mengatakan pertemuan SBY dan Prabowo dalam rangka menjalin komunikasi politik.
Parpol, kata dia, memiliki kebutuhan untuk membangun komunikasi dengan parpol lainnya. Apalagi dalam konteks Pilpres 2019, tak ada parpol yang bisa mencalonkan capres dan cawapres sendiri tanpa koalisi dengan parpol lain.
"Kebutuhan tiap parpol untuk membangun komunikasi. Apalagi dalam Pilpres 2019 tidak satupun parpol yang bisa mencalonkan sendiri," jelasnya.
Dalam membangun koalisi, Demokrat ingin mengajak parpol yang memiliki kesamaan visi maupun tujuan dalam membangun bangsa. Untuk mencapai satu visi ini perlu dilakukan komunikasi yang utuh para pimpinan parpol.
"Tentu sinergi, koalisi harus didasarkan kepada kesamaan visi, platform dan tujuan untuk membangun bangsa secara utuh. Untuk mempertemukan itu tentu perlu komunikasi yang utuh juga, karena ini perjuangan besar," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan persoalan pertemuan Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terus dikomunikasikan.
Baca SelengkapnyaPDIP mengapresiasi sikap Jokowi yang dapat berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk SBY.
Baca SelengkapnyaHerman pun minta doa agar pertemuan SBY dan Megawati dapat terwujud.
Baca SelengkapnyaSufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Baca SelengkapnyaHasto Kristiyanto mengaku jika komunikasi yang dilakukan dengan Partai Demokrat tidak menemukan jalan buntu (deadlock).
Baca SelengkapnyaPertemuan Demokrat dan Gerindra akan membahas isu-isu terkini.
Baca SelengkapnyaPenentuan bakal cawapres pendamping Prabowo bakal dilakukan secara kekeluargaan bersama seluruh parpol yang tergabung dalam KIM.
Baca SelengkapnyaAdapun soal sinyal arah dukungan Demokrat, kata Hasto, sejauh ini masih terlihat baru penjajakan.
Baca SelengkapnyaMuncul spekulasi tentang kemungkinan Demokrat mendapatkan jatah kursi menteri dalam Reshuffle tahap akhir pemerintahan Jokowi.
Baca SelengkapnyaDahnil mengatakan, pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan segera terlaksana.
Baca SelengkapnyaPara ketua umum partai menyampaikan berapa hal kebijakan-kebijakan yang kemungkinan masih perlu dikaji kepada Prabowo.
Baca SelengkapnyaPertemuan Mega dengan Prabowo kata Said murni sebagai silaturahmi kebangsaan di mana keduanya ingin menyatukan visi untuk kebaikan bangsa Indonesia.
Baca Selengkapnya