Menanti Kiprah Generasi Milenial di Periode Kedua Jokowi

Merdeka.com - Presiden Jokowi dinilai menaruh perhatian khusus kepada generasi milenial. Di periode kedua, Jokowi menunjuk tujuh anak muda untuk mengisi posisi staf khusus. Hal ini bukan tanpa sebab, di tahun 2030, generasi milenial ini akan mengisi 70 persen penduduk Indonesia.
"Generasi saat ini akan menjadi posisi sangat penting, dan saat ini waktu yang tepat untuk membangun sebuah visi dan misi bersama dengan generasi saat ini," kata Tenaga Ahli Utama KSP, Rawanda W Tuturoong dalam diskusi Pembangunan Indonesia Periode Kedua Jokowi di Mata Generasi Milenial dan diadakan di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (26/11).
Rawanda optimistis generasi milenial ini bisa memberikan dampak positif bagi tanah air. Dia menilai anak muda saat ini kritis dan melek politik.
"Saya termasuk orang yang optimis bahwa pembangunan Indonesia akan berjalan dengan dukungan dari generasi milenial," kata dia.
Politikus PSI, Mikhail Gorbachev yakin generasi milenal akan membawa perubahan signifikan bagi kemajuan bangsa. Menurutnya tahun 2019 ini secara populasi generasi milenial ini sangat besar dan berpengaruh. Bahkan wisata dalam negeri bisa terangkat karena anak-anak muda.
“Pak Jokowi sangat menangkap betul hal itu, sehingga dia mengangkat staf khususnya dari kalangan anak-anak muda. Ini bukti bahwa trand anak muda saat ini sangat baik, dan tentunya Pak Jokowi ingin belajar lebih baik lagi untuk membangun Indonesia,” kata dia.
Ketua Umum KNPI, Haris Pertama mengatakan Presiden Jokowi harus fokus membangun anak-anak muda yang produktif. “Berikan mereka pelatihan khusus, kalau perlu sampai ketingkat desa," saran Hari.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya