Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

MPR Minta Wasekjen PAN Cabut Usulan RS Khusus Pejabat: Keselamatan Rakyat Tertinggi!

MPR Minta Wasekjen PAN Cabut Usulan RS Khusus Pejabat: Keselamatan Rakyat Tertinggi! Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.. ©2021 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid menolak mentah-mentah usulan yang dilontarkan Wasekjen DPP PAN Rosaline Irine Rumaseuw. Untuk diketahui, Irine mengusulkan dibangun RS penanganan Covid-19 khusus untuk pejabat negara.

Jazilul menegaskan, rumah sakit khusus untuk pejabat tidak perlu dibuat. Sebaliknya, keselamatan rakyat yang harus diprioritaskan.

"Tidak perlu! malah rakyatlah yang harus didahulukan. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Rakyat mesti diutamakan," katanya lewat pesan singkat, Kamis (8/7).

Jazilul mengatakan, yang dibutuhkan saat ini bukan membeda-bedakan pelayanan untuk rakyat atau pejabat. Usulan Wasekjen PAN justru melukai hati rakyat.

"Kami menolak usulan tersebut karena dapat melukai rasa keadilan ditengah masyarakat. Saat ini Kita perlu kebersamaan dan persatuan, bukan dibeda bedakan pelayanan," ucapnya.

Wakil Ketua Umum PKB ini meminta usulan tersebut dicabut. Semua pihak seharusnya prihatin dengan tingginya penularan Covid-19 saat ini.

"Kami turut prihatin dengan keadaan yang ada, namun dengan hormat mohon usulan tersebut dicabut," ucapnya.

Sebelumnya, Wasekjen DPP PAN Rosaline Irine Rumaseuw mengusulkan adanya rumah sakit khusus pejabat negara. Menurutnya, pemerintah lupa menyediakan fasilitas kesehatan untuk pejabat negara ketika virus corona merebak.

"Pemerintah lupa bahwa harus menyediakan fasilitas kesehatan buat pejabat negara. Saya tahu ada RSPAD. Tapi begitu corona lahir, kementerian kesehatan harus mulai waspada. harus sudah mulai waspada," ucapnya dalam acara rilis survei persepsi netizen terhadap penanganan Covid-19 pada Rabu (7/7).

Menurutnya, pejabat negara harus diistimewakan. Sebab, mereka memikirkan negara dan rakyatnya. Dia sedih pejabat harus datang ke emergency rumah sakit hingga terlunta-lunta.

"Saya sedih, saya hadapi, sampai saya punya satu teman, komisi II, tiga hari lalu baru meninggal. Saya sampai mengemis-ngemis saya punya ketua fraksi PAN, saya punya teman dari wakil ketua komisi IX, saya punya ketua umum PAN semua mengemis-ngemis ke (RS) Medistra sampai ada ruangan. itu sampai segitunya," ungkapnya.

Maka dari itu, Rosaline mendorong adanya rumah sakit khusus pejabat negara. Ia peduli terhadap kesehatan rekan-rekannya di DPR.

"Saya minta perhatian kepada pemerintah, bagaimana caranya harus ada RS khusus buat pejabat negara. segitu banyak orang dewan kok tidak memikirkan masalah kesehatannya," pungkasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP