Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Fakta penting seputar obesitas

5 Fakta penting seputar obesitas Ilustrasi obesitas. ©Shutterstock/bikeriderlondon

Merdeka.com - Seseorang tergolong obesitas jika berat badannya melebihi 20 persen atau lebih dari ukuran normal. Berat badan tersebut biasanya dipantau dari BMI (body mass index). Sementara BMI normal berkisar pada angka 25-29,9.

Obesitas menjadi salah satu epidemi masyarakat dunia yang dilaporkan memicu berbagai macam penyakit. Misalnya diabetes, penyakit jantung, hingga kanker. Lantas apa sebenarnya pemicu dari obesitas? Simak fakta penting seputarnya seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.

Konsumsi kalori berlebihan

Makan terlalu banyak dari porsi normal adalah pemicu utama dari obesitas. Ironisnya, meskipun di negara-negara maju dan berkembang banyak orang yang menderita obesitas akibat makan berlebihan, sebenarnya masih banyak pula penduduk dunia di negara-negara miskin yang justru mati karena kelaparan.

Malas bergerak

Kemajuan teknologi juga berperan dalam meningkatnya kasus obesitas. Sebab adanya televisi, komputer, video games, remote control, mesin cuci, dan peralatan canggih lainnya, manusia semakin malas. Mereka lebih suka duduk berjam-jam daripada bergerak aktif untuk menyelesaikan pekerjaan.

Gaya hidup yang membuat gerak manusia tidak maksimal ini pun membuat kalori semakin sulit terbakar. Akibatnya, terjadi penumpukan di dalam tubuh sehingga obesitas pun menyerang orang-orang yang malas bergerak.

Kurang tidur

Hubungan antara jadwal tidur dan berat badan memang sudah disebutkan sejak dulu. Sebab jika Anda kurang tidur, hormon dalam tubuh akan membuat nafsu makan semakin bertambah. Kebiasaan kurang tidur pun akhirnya membuat Anda makan berlebihan dan memicu obesitas.

Berhenti merokok

Menurut para ahli dari National Institutes of Health, sebagian orang yang berhenti merokok ternyata juga membuat berat badan semakin bertambah. Sebab rokok sebenarnya menahan nafsu makan.

Namun hal ini bukan berarti Anda harus merokok untuk mencegah obesitas. Sebaliknya, Anda disarankan untuk berhenti merokok dan mengatur pola makan dengan baik agar tidak mengalami obesitas.

Obat-obatan

Beberapa obat-obatan memiliki sifat meningkatkan berat badan. Jika Anda juga demikian, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan alternatif pengobatan yang bisa mencegah obesitas. (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP