Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ingin anak tak obesitas? Ini caranya!

Ingin anak tak obesitas? Ini caranya! Ilustrasi anak makan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Serhiy Kobyakov

Merdeka.com - Saat ini, obesitas tak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Orang tua perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi oleh anak mereka sehari-hari. Untuk mengontrol berat badan anak, orang tua bisa memberikan porsi makanan yang kecil dan membuat anak lebih sering makan setiap hari.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti di Temple University, Philadelphia menunjukkan bahwa mengecilkan porsi makanan anak dan meminta mereka lebih sering makan bisa membuat anak makan lebih sedikit dan menjaga berat badan mereka agar tak berlebihan. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa anak dan remaja yang lebih sering makan dengan porsi kecil memiliki kemungkinan 22 persen lebih rendah untuk mengalami kelebihan berat badan.

"Untuk saat ini, langkah tersebut bisa digunakan oleh orang tua dengan mudah sehari-hari tanpa usaha yang besar," ungkap Fisher, salah satu peneliti, seperti dilansir oleh NY Daily News (08/04).

Dia dan koleganya mengamati 42 anak sekolah dasar yang diberikan makan siang. Pada empat hari pertama anak-anak ini diberikan makanan dalam piring anak-anak dengan frekuensi yang lebih sering. Sementara empat hari setelahnya mereka diminta makan dari piring orang dewasa dengan frekuensi normal.

Hasilnya, ketika menggunakan piring kecil anak-anak mengonsumsi sekitar 300 - 500 kalori setiap hari. Namun jika mereka menggunakan piring orang dewasa, mereka mengonsumsi 90 kalori lebih banyak. Masalahnya saat ini di kebanyakan rumah, piring yang digunakan anak-anak sama dengan orang dewasa. Hal ini cenderung membuat mereka makan lebih banyak.

Selain itu, peneliti dari Harokopio University di Athena, Yunani, mengamati 11 penelitian yang membandingkan frekuensi makan 19.000 anak dan remaja. Mereka menemukan bahwa anak yang lebih sering makan, setidaknya empat sampai lima kali sehari memiliki sedikit kemungkinan untuk mengalami obesitas. Meski begitu, peneliti tak membuktikan bahwa anak bisa mengurangi berat badan dengan pola makanan ini.

"Alih-alih memberikan porsi makan besar sebanyak tiga kali setiap hari, ada baiknya orang tua meminta anak mereka mengonsumsi makanan dalam porsi lebih kecil dan memberikan cemilan sehat untuk tambahan," ungkap Mary Yannakoulia, peneliti.

Meski begitu, tak hanya porsi dan frekuensi makanan, orang tua juga harus memperhatikan kualitas dan nutrisi dari makanan dan cemilan yang diberikan pada anak mereka. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP