Kasus kanker semakin meningkat, ketahuilah 6 gejalanya berikut ini

Merdeka.com - Penderita kanker diketahui semakin meningkat tiap tahunnya. Tak terkecuali dengan leukimia, seperti yang diidap oleh Shakira Aurum anakl dari Denada. Sampai saat ini, masih belum ditemukan obat yang ampuh untuk menyembuhkannya.
Hasil diagnosis para ahli mengatakan. Penyebab leukemia sendiri itu pundisebabkan karena stimulasi B-cells dan beberapa faktor luar. Tak hanya itu, para ilmuwan pun kini masih terus menyari penyebab leukimia. Dengan berusahauntuk mencari antigen yang bisa 'menempel' pada sel leukemia dan mengidentifikasi protein pada virus cytomegalovirus.
Tanpa disadari, para penderita leukimia ternyata membawa viruscytomegalovirus. Virus inilah penyebab leukimia dapat terus bertahan di tubuh yang mengidapnya. Tak hanya itu virus ini pun bisa membuat sistem kekebalan tubuh tak berfungsi dan membiarkan leukimia terus berkembang.
Dari data Kementerian Kesahatan berupa Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 (Riskesdas) menunjukkan jumlah kasus (prevelensi) kanker anak umur 0-14 tahun sebesar sekitar 16.291 kasus. Sementara jenis kanker yang paling banyak diderita anak di Indonesia yaitu Leukemia.
Bercermin dari kasus yang menimpa Denada, orangtua perlu mengetahui bahwa kanker pada anak memang cenderung sulit dideteksi. Anak maupun bayi belum bisa menceritakan gejala atau nyeri yang dialaminya.
Untuk itu peran orangtua sangat penting dalam mengenali tanda-tanda dan gejala kanker pada anak sehingga kemungkinan untuk penanganan segera dan tingkat kesembuhan menjadi jauh lebih besar.
Penyakit Leukemia sendiri bisa terjadi karena multifaktor, yaitu genetik, zat kimia, virus, dan radiasi. Dikutip dari depkes.go.id, kanker dapat menyerang anak mulai dari usia bayi hingga usia 18 tahun.
Gejala Leukemia pada Anak
Ada gejala-gejala yang sangat khas pada anak yang menderita kanker darah. Beriku gejala yang harus diwaspadai, seperti dikutip dari Bidanku.
1. Demam malam hari
Anak sering mengalami demam bahkan hingga mengeluarkan keringat pada malam hari. Si kecil juga sering mengalami demam karena darah putih yang menurun sehingga penderita mudah infeksi.
2. Pucat
Wajah anak seringkali mengalami pucat dan kelelahan. Hal ini terjadi karena menurunnya sel darah merah.
3. Mudah sakit
Anak lebih mudah mengalami infeksi yang disebabkan sel darah putih yang menurun.
4. Nyeri
Anak lebih sering mengalami nyeri-nyeri pada bagian tulang yang disebabkan karena sel darah yang terkena leukemia masuk ke dalam selaput antara tulang dan juga otot.
5 Berat badan turun drastis
Anak mengalami penurunan berat badan disertai dengann gangguan kesehatan yang lebih rentan terkena infeksi.
6. Pembengkakan
Anak mengalami pembengkakan pada bagian leher dan juga ketiak. Jika pada kelenjar getah bening terjadi pembengkakan harus segera diperiksakan ke dokter.Anak mengalami perut yang membesar dikarenakan limfa yang ada di bagian perut mengalami masalah.
Gejala yang khas pada anak yang mengalami leukemia adalah seringkali terjadi mimisan yang disertai dengan bintik-bintik merah yang terjadi pada bagian tubuh.
Hal ini dikarenakan terjadi pembengkakan limfa pada anak. Tak hanya itu, ternyata kanker leukemia memiliki dua jenis. Yaitu lymphoma yang menjangkiti sistem limfa, serta myeloma yang menyerang sel plasma dalam tubuh. Jadi segera tangani dan jangan tunda untuk segera memeriksakannya ke dokter bila terjadi gejala seperti diatas.
Sumber: Liputan6.com (mdk/mg2)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya