Polusi udara bisa bikin anak hilang ingatan?

Merdeka.com - Saat ini polusi udara bukanlah hal yang asing lagi bagi masyarakat perkotaan di Indonesia. Hampir setiap hari polusi udara bisa didapati dari asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap rokok, dan lainnya. Polusi udara bukan hanya berbahaya untuk sistem pernapasan, tetapi ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan otak anak.
Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa anak yang terlalu banyak terpapar polusi udara memiliki risiko lebih tinggi mengalami hilang ingatan jangka pendek dan memiliki IQ yang lebih rendah. Polusi udara mempengaruhi gen yang bernama polipoprotein epsilon 4. Gen ini bisa menurunkan IQ anak hingga 10 poin, seperti dilansir oleh Health Site (12/02).
"Perubahan 10 poin pada IQ bukan hal kecil. Ini bisa memberikan pengaruh buruk pada kemampuan belajar, prestasi, kemampuan sosial, dan termasuk bullying," ungkap peneliti Lilian Calderon-Garciduenas dari University of Montana.
Jika paparan polusi udara berlangsung seumur hidup, anak akan berisiko lebih tinggi mengalami peradangan pada otak dan mengalami penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson. Anak yang tinggal di tempat penuh polusi udara juga lebih berisiko mengalami penyakit Alzheimer.
Hasil ini didapatkan peneliti setelah mengamati dua kelompok anak yang tinggal di Mexico City. Peneliti memperhitungkan faktor umur, gender, status ekonomi sosial, dan pendidikan. Selanjutnya mereka membandingkan kedua kelompok anak tersebut. Anak yang memiliki alele lebih pendek akibat polusi udara diketahui memiliki IQ yang lebih rendah dan berkemungkinan lebih tinggi mengalami hilang ingatan jangka pendek atau penyakit otak lainnya.
(mdk/kun)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya