Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Susu kedelai, si pencegah kanker yang bisa bantu diet!

Susu kedelai, si pencegah kanker yang bisa bantu diet! Ilustrasi susu kedelai. ©Shutterstock/vanillaechoes

Merdeka.com - Susu kedelai adalah saripati kedelai yang didapatkan dengan merendam kedelai dalam air dan mengambil sarinya yang putih seperti susu. Tak kalah dengan jenis susu lainnya, susu kedelai juga kaya akan nutrisi.

Susu kedelai mengandung beberapa vitamin dan mineral penting. Minuman ini bisa menjadi sumber yang baik untuk serat, magnesium, fosfor, potasium, dan protein. Belum lagi dengan banyak manfaat yang bisa diberikannya bagi tubuh manusia.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa diberikan susu kedelai bagi tubuh, seperti dilansir oleh Fit Day.

1. Menurunkan berat badanSusu kedelai memiliki kadar gula yang lebih rendah dibanding susu biasa. Susu sapi mengandung 12 gram gula per cangkir sementara susu kedelai hanya tujuh gram. Dengan begitu, susu kedelai hanya mengandung sedikit kalori yang hampir setara dengan susu skim. Sebagai tambahan asam lemak dalam susu kedelai bisa membantu pencernaan untuk menyerap lemak dan membantu menurunkan berat badan. Susu kedelai juga mengandung banyak serat yang membuat kenyang lebih lama.

2. Mencegah kanker prostat dan kanker payudaraSusu kedelai mengandung hormon tanaman phytoestrogen yang bisa mengontrol produksi testosteron pada pria. Mengurangi tingkat testosteron bisa menurunkan risiko kanker prostat. Penelitian mengungkap bahwa pria yang mengonsumsi diet kaya kedelai memiliki risiko terkena kanker prostat lebih rendah dibanding pria yang jarang makan kedelai atau minum susu kedelai. Tak hanya itu, phytoestrogen juga diketahui bisa membantu wanita mencegah kanker payudara.

3. Membuat menopause lebih mudahSelama menopause, produksi estrogen wanita akan sangat menurun. Penurunan yang tiba-tiba menyebabkan banyak masalah kesehatan bagi wanita. Mereka menjadi rentan terkena beberapa penyakit seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, serta beberapa masalah psikis seperti depresi, insomnia, mood yang labil, dan lainnya. Phytoestrogen pada susu kedelai efektif untuk menggantikan estrogen pada wanita. Dengan begitu, susu kedelai bisa mencegah sindrom selama menopause dan membuat wanita menjalani menopause dengan lebih mudah.

4. Mencegah osteoporosisOsteoporosis adalah penyakit yang berkaitan dengan hormon dan usia. Phytoestrogen pada susu kedelai bisa membantu tubuh untuk menyerap kalsium dengan lebih efektif. Pastikan Anda membeli susu kedelai dengan ekstra kalsium dan vitamin D.

5. Mencegah serangan jantungSerangan jantung adalah salah satu penyebab kematian yang cukup besar. Minum susu kedelai bisa membantu mengurangi dan mencegah terjadi penggumpalan darah sehingga juga mengurangi kemungkinan terjadinya serangan jantung. Selain itu, susu kedelai juga bisa menguatkan pembuluh darah. Secara tak langsung ini mencegah terjadinya penggumpalan darah atau kolesterol dalam pembuluh darah.

Meski memiliki banyak manfaat, sebaiknya Anda waspada ketika mengonsumsi susu kedelai. Terutama jika Anda memiliki penyakit hypotiroid, yaitu kurangnya produksi hormon tiroid pada kelenjar tiroid. Jika Anda memiliki penyakit tersebut atau menderita kekurangan yodium, sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi susu kedelai karena isoflavon dalam susu kedelai dipercaya bisa menurunkan fungsi kelenjar tiroid

Selain itu, waspadai juga jika Anda memiliki alergi terhadap protein pada kedelai. Sebaiknya pastikan Anda tak mempunyai penyakit yang berkaitan dengan tiroid serta tak memiliki alergi kedelai sebelum mengonsumsi susu ini. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP