Menguak Banyak Kursi Kosong di Laga Perdana Piala Dunia 2022 Qatar vs Ekuador

Merdeka.com - Pertandingan perdana Piala Dunia 2022 antara Qatar melawan Ekuador di Stadion Al Bayt menunjukkan adanya kursi kosong di beberapa titik. Padahal pada upacara pembukaan, kursi di stadion terlihat penuh.
Dalam pertandingan itu, tuan rumah Qatar harus mengakui keunggulan Ekuador dengan skor 0-2 melalui dua gol Enner Valencia di menit 16 dan 31.
Qatar sejatinya mencoba beberapa kali memasuki ruang pertahanan Ekuador, namun sayang hingga peluit panjang dibunyikan mereka masih gagal mengembalikan keadaan. Lalu, kenapa banyak kursi kosong?
Pengakuan Linerker
Legenda Inggris, Gary Lineker, membenarkan banyaknya kursi kosong di babak kedua laga Ekuador versus Qatar saat siaran bersama Alan Sharer. Lineker mengatakan banyaknya kursi kosong itu terlihat mencolok.
"Ini baru satu jam, sudah banyak yang meninggalkan stadion, begitu juga di babak kedua," imbuh Sharer.
"Mereka tidak kembali lagi ke stadion, pastinya jumlahnya sudah tak sama seperti yang kita lihat sebelum pertandingan," lanjut Sharer.
Lineker menambahkan bahwa sepertinya banyak penonton yang kecewa dengan timnas mereka. Itulah mengapa banyak suporter Qatar langsung pergi setelah tim nasionalnya tertinggal dua gol dari Ekuador di babak pertama.
Banyak Pulang Cepat
Melansir dari Metro, jumlah penonton yang datang saat upacara pembukaan dan laga Qatar kontra Ekuador mencapai 67.372. Namun, jumlah itu tak tampak di babak kedua.
Padahal, bulan lalu FIFA telah mengumumkan bahwa hampir tiga juta tiket telah terjual untuk Piala Dunia 2022. Qatar menjadi negara dengan jumlah penjualan tiket terbanyak, yakni 37 persen.
Di sisi lain, hal serupa juga pernah terjadi pada Piala Dunia 2018, FIFA sempat menginvestigasi banyaknya kursi kosong di stadion saat Uruguay mengalahkan Mesir dengan skor 1-0 pada hari pertama pertandingan.
Disadur dari Bolanet/ Ari Prayoga
(mdk/hrs)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya