Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kembangkan UMKM dan Kawasan Heritage, Kantor Pos Medan Akan Diubah Jadi Pos Bloc

Kembangkan UMKM dan Kawasan Heritage, Kantor Pos Medan Akan Diubah Jadi Pos Bloc 4 Fakta Sejarah Kantor Pos Besar Medan, Bangunan Berusia Ratusan Tahun yang Populer. medantourism.pemkomedan.go.id ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution terus melakukan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan UMKM yang ada di daerah tersebut.

Sebelumnya, Bobby telah melakukan sejumlah upaya seperti mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan digitalisasi keuangan dalam bertransaksi sekaligus mempromosikan hasil produk dan menghadirkan Kesawan City Walk (KCW) sebagai wadah promosi bagi pelaku UMKM.

Kali ini, Bobby menggandeng PT Pos Indonesia untuk berkolaborasi bersama membantu pengembangan UMKM. Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama PT Pos Indonesia berencana akan 'menyulap' Kantor Pos Medan menjadi Pos Bloc, yang nantinya akan menjadi ruang kreatif publik yang menyediakan sejumlah UMKM, seperti kuliner dan produk kreatif. Pos Bloc sendiri sudah ada di Jakarta dan kini PT Pos Indonesia memang ingin mengembangkannya di sejumlah kota lain.

"Kami mengetahui bahwa PT Pos Indonesia akan mengembangkan Pos Bloc di sejumlah kota di Indonesia. Alhamdulillah, Kota Medan menjadi yang pertama. Dengan ini maka kita akan berkolaborasi dalam melakukan pengembangan UMKM," kata Bobby.

Bobby menyambut baik rencana tersebut karena turut mendukung salah satu program prioritas Pemkot Medan yakni penataan heritage. Melansir dari unggahan akun Instagram @prokopim_pemkomedan pada Senin (17/1), berikut informasi selengkapnya.

Revitalisasi Kantor Pos Medan Jadi Pos Bloc

Bangunan Kantor Pos Medan merupakan salah satu bangunan cagar budaya dan merupakan titik 0 Kota Medan. Pengembangan yang nanti dilakukan, diharapkan memberi warna baru bagi Kota Medan sekaligus memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM.

"Pengembangan Kantor Pos Medan sejalan dengan revitalisasi Lapangan Merdeka dan Kawasan Kota Lama Kesawan yang semuanya merupakan ikon Kota Medan. Revitalisasi yang kita lakukan, bertujuan untuk masyarakat. Jadi saya optimis, kalau ini direvitalisasi maka masyarakat yang datang akan jauh lebih banyak. Warga pasti berkumpul di sini," ujar Bobby.

Untuk merealisasikan hal itu, Bobby pun meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan untuk mengomunikasikan rencana revitalisasi Lapangan Merdeka dan Kawasan Kota Lama dengan PT Pos Indonesia yang akan mengembangkan Kantor Pos Medan menjadi Pos Bloc.

Tanggapan Akademisi

Rencana ini mendapat tanggapan positif dari akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatra Utara (USU), Indra Fauzan, yang mengatakan bahwa langkah yang dilakukan Bobby menjadi terobosan yang baik sekali. Sebab, selama ini hampir semua lembaga atau instansi lebih banyak jalan sendiri. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun memberi ruang bagi UMKM untuk lebih berkembang dan naik kelas. Menurutnya, selain dengan BUMN tentunya bisa berkolaborasi dengan banyak pihak, misalkan universitas."Selama ini kan universitas punya lahan dan bangunan, nah bagaimana mekanisme kolaborasi ini bisa terwujud untuk menaikkan UMKM dan merapikan Kota Medan. Jadi, UMKM tidak lagi berjualan di pinggir jalan," ujarnya. (mdk/far)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP