Triple helix, jurus jitu bikin peternakan sapi skala besar

Merdeka.com - Pengembangan inovasi berbasis teknologi memang kian dibutuhkan. Kementerian Risetdikti, melalui Business Innovation Center (BIC) pada tahun 2013 lalu telah bekerjasama dengan PT Karya Anugerah Rumpin (KAR) untuk mengimplementasikan hasil inovasi peternakan milik LIPI. Hasilnya, ternyata positif. Inseminasi buatan yang diterapkan di PT KAR menghasilkan 90 ekor sapi.
Implementasi kerjasama ini, ternyata membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 'kesengsem' untuk ikut bekerjasama. Hal ini diakui oleh Gubernur DKI Jakarta, Ahok. "Kami akan dukung hal-hal seperti ini. Karena Jakarta juga cerminan konsumsi tinggi," katanya seusai menandatangani MoU tentang penerapan dan pengembangan agribisnis peternakan sapi terpadu dengan Kementerian Riset Dikti, PT KAR, Bogor (27/3).
Sementara, menurut Menteri Ristek Dikti, Mohammad Nasir kerjasama ini merupakan contoh penerapan hasil Litbang pada industri dan masyarakat, juga merupakan contoh sukses sinergi komponen triple helix (pemerintah, akademisi, dan bisnis) sebagai aktor-aktor inovasi.
"Ini patut terus kita kembangkan. Keberhasilan ini jadi semangat kita untuk melakukan yang lebih baik soal sinergi ini," ujarnya.
Dirinya juga mengatakan inovasi ini merupakan sebuah terobosan bahwa beternak sapi dapat dilakukan dalam skala industri, bukan sekadar peternakan rakyat. (mdk/dzm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya