Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

12 Penyebab Terjadinya Pencemaran Lingkungan, Ketahui Faktor Pemicu dan Dampaknya

12 Penyebab Terjadinya Pencemaran Lingkungan, Ketahui Faktor Pemicu dan Dampaknya Ilustrasi polusi udara. ©istimewa

Merdeka.com - Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan acap kali berasal dari aktivitas kecil manusia. Tanpa sadar kegiatan industri, tidak mengelola sampah, hingga kerap menggunakan kendaraan meski perjalanan dekat, menjadi penyebab terjadinya pencemaran lingkungan.

Pencemaran lingkungan bukanlah fenomena baru tapi tetap menjadi masalah terbesar dunia yang dihadapi umat manusia. Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan utama morbiditas dan mortalitas.

Aktivitas manusia melalui industrialisasi, urbanisasi, pertambangan, dan eksplorasi berada di garis depan penyebab terjadinya pencemaran lingkungan global. Baik negara maju maupun berkembang sama-sama menanggung beban tersebut.

Terlepas dari perhatian global terhadap polusi, dampak pencemaran lingkungan akan terus terasa karena konsekuensi jangka panjangnya yang parah.

Ada banyak penyebab terjadinya pencemaran lingkungan yang dibagi menjadi polusi kimia ke badan air, tanah, polusi suara dan cahaya, serta polusi udara. Selama beberapa dekade terakhir, polusi udara dan air telah meningkat dan kerap menjadi topik besar.

Berikut ini beberapa penyebab terjadinya pencemaran lingkungan beserta dampaknya, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (28/9).

Penyebab Terjadinya Pencemaran Lingkungan

ilustrasi polusi udara

Shutterstock/Hung Chung Chih

1. Polusi Udara

Ada dua jenis polutan udara, primer dan sekunder. Polutan primer dipancarkan langsung dari sumbernya. Sedangkan polutan sekunder dibentuk saat polutan primer bereaksi di atmosfer.

Sumber polusi udara terbesar saat ini disebabkan aktivitas pembakaran bahan bakar fosil untuk transportasi dan listrik. Keduanya menghasilkan polutan primer dan sekunder. Berikut sejumlah penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di udara:

a. Pembakaran Bahan Bakar

Pembakaran bahan bakar telah menjadi kebutuhan hidup manusia sehari-hari. Baik untuk memasak, mengemudi, dan kegiatan industri lainnya.

b. Cerobong Asap

Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan selanjutnya dapat dikaitkan dengan asap dari cerobong asap, pabrik, kendaraan, atau pembakaran kayu. Kegiatan ini melepaskan sulfur dioksida ke udara sehingga membuatnya beracun.

c. Kegiatan Industri Pertanian

Menurut The Earth Institute, penggunaan pupuk untuk pertanian menjadi penyumbang utama polusi udara partikulat halus. Amoniak merupakan pencemar udara utama yang berasal dari kegiatan pertanian.

2. Polusi Air

sungai di china

©2016 REUTERS/William Hong

Pencemaran unsur hara disebabkan oleh air limbah. Tingkat nutrisi yang rendah berakhir di badan air. Sehingga mendorong pertumbuhan ganggang dan gulma. Sehingga air tidak dapat diminum dan kehabisan oksigen, menyebabkan organisme air mati.

Polusi air telah mengambil korban di banyak spesies yang masih hidup di bumi. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di air, dikutip dari Conserve Energy Future:

a. Limbah Industri

Pencemaran air dapat terjadi karena beberapa faktor. Salah satu contoh terbesar adalah pencemaran air limbah industri yang dibuang ke sungai dan badan air lainnya.

Seiring waktu, itu menyebabkan kontaminasi parah sehingga mengakibatkan kematian spesies air.

b. Polusi Air Tanah

Penyebab terjadi pencemaran lingkungan bisa terjadi dari polusi air tanah. Saat insektisida dan pestisida seperti DDT disemprotkan pada tanaman.

Meski hal ini mungkin tidak terlihat banyak, seiring waktu, aktivitas sederhana ini mencemari sistem air tanah.

c. Tumpahan Minyak di Laut

Tumpahan minyak di lautan telah menyebabkan kerusakan yang tak bisa diperbaiki di badan air. Tumpahan minyak biasanya terjadi karena kecelakaan kapal besar, kapal tanker, atau pipa minyak bocor.

d. Eutrofikasi

Eutrofikasi merupakan sumber pencemaran air yang terjadi dari aktivitas sehari-hari seperti mencuci pakaian, peralatan di dekat danau, kolam, atau sungai. Hal itu memaksa deterjen masuk ke dalam air yang menghalangi penetrasi sinar matahari, sehingga mengurangi oksigen.

3. Polusi Tanah

tanah

ilustrasi polusi tanah ©2016 Merdeka.com

Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di tanah karena masuknya bahan kimia yang tidak diinginkan ke dalam tanah akibat aktivitas manusia. Penggunaan insektisida dan pestisida menyerap senyawa nitrogen dari tanah sehingga tak layak huni bagi tanaman untuk mendapatkan nutrisi.

Faktor pemicu terjadinya di antaranya pelepasan limbah industri, pertambangan, dan penggundulan hutan yang mengeksploitasi tanah. Kemudian tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik, serta tak bisa menahan tanah yang pada gilirannya menyebabkan erosi.

4. Polusi Suara

Kebisingan dianggap sebagai pencemar lingkungan yang disebabkan oleh sumber-sumber rumah tangga, kegiatan komersial, industri, dan transportasi.

Pencemaran suara berasal saat kebisingan yang tidak menyenangkan memengaruhi telinga. Menyebabkan masalah psikologis seperti stres, hipertensi, gangguan pendengaran, dan banyak lagi.

Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan ini berasal dari mesin-mesin di industri, musik yang keras, kebisingan dari lalu lintas, kebisingan dari kegiatan konstruksi.

5. Polusi Radioaktif

Pencemaran radioaktif sangat berbahaya bila terjadi. Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan satu ini, karena malfungsi pembangkit nuklir, pembuangan limbah nuklir yang tidak tepat, kecelakaan, dan banyak lagi.

6. Polusi Cahaya

001 indra cahya

polusi cahaya © greenjournal.co.uk

Sedangkan polusi cahaya disebabkan oleh penggunaan lampu buatan yang berkepanjangan dan berlebihan. Semua hal ini menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan mengganggu siklus alam, termasuk aktivitas satwa liar. Dikutip dari Ecavo, sumber polusi cahaya antara lain billboard elektronik, lapangan olahraga malam, lampu jalan dan mobil, taman kota, tempat umum, bandara, dan kawasan pemukiman.

7. Polusi Termal/Panas

Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan berikutnya berasal dari kelebihan panas di lingkungan. Ini menciptakan perubahan yang tidak diinginkan dalam jangka waktu yang lama.

Polusi termal atau panas ini berasal dari banyaknya pabrik industri, penggundulan hutan, urban sprawl, dan efek dari polusi udara.

Dampak Pencemaran Lingkungan

ilustrasi sampah plastik

ilustrasi sampah plastik, jerseyshorescene.com

1. Degradasi Lingkungan

Lingkungan adalah korban pertama pencemaran. Peningkatan jumlah CO2 di atmosfer menyebabkan kabut asap yang dapat membatasi sinar matahari mencapai bumi. Sehingga menghambat fotosintesis.

Selain itu adanya gas seperti Sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Bisa memicu terjadinya hujan asam.

2. Pemanasan Global

Polusi udara dan air bisa memicu pemanasan global dan hujan asam. Yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan suhu, hujan yang tidak menentu, dan kekeringan di seluruh dunia. Emisi gas rumah kaca khususnya CO2 menyebabkan pemanasan global.

3. Dampak Polusi Termal

Meningkatkan suhu bumi, menyebabkan perubahan iklim yang drastis dan kepunahan satwa liar. Peningkatan suhu dapat membuat populasi satwa liar rentan dan mereka mungkin tidak akan pernah bisa pulih.

4. Dampak Polusi Suara

Pada manusia, polusi suara memengaruhi kesejahteraan, tidur, dan total jam istirahat kita secara keseluruhan. Ini juga dapat berdampak buruk pada perkembangan anak-anak dan menciptakan ketidakseimbangan dalam tekanan darah dan detak jantung orang lanjut usia.

5. Dampak Polusi Radioaktif

Menyebabkan kanker, kemandulan, kebutaan, cacat pada saat lahir; dapat mensterilkan tanah dan mempengaruhi udara dan air.

6. Dampak Polusi Tanah

Pencemaran tanah memiliki konsekuensi besar bagi manusia, hewan, mikroorganisme dan kehidupan akuatik. Tanah yang tercemar dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit, gangguan pernapasan, bahkan berbagai jenis kanker.

  (mdk/kur)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP