Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

101 Bidang lahan siap dibebaskan untuk konstruksi proyek MRT Jakarta

101 Bidang lahan siap dibebaskan untuk konstruksi proyek MRT Jakarta Kereta MRT. ©2016 facebook.com/Pemprov DKI

Merdeka.com - Proses pengerjaan proyek MRT tahap pembangunan fisik telah berjalan 62 persen. Salah satu, permasalahan pembangunan moda transportasi massal ini yakni pembebasan lahan.

Direktur Konstruksi PT MRT, Silvia Halim mengatakan hingga kini sudah ada 101 bidang bangunan yang dapat dibebaskan oleh pemilik lahan.

"Jadi ada pertambahan dari yang sebelumnya kalau. Dari 134 sudah ada 101 yang setuju tinggal 33 yang masuk konsinyasi (ke Pengadilan)," ujar Silvia saat ditemui di Kantor MRT Jakarta, Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu (21/12).

Saat ini, kata Silvia, warga yang setuju dengan pembebasan lahan tersebut tengah menjalani proses pencocokan dokumen sertifikat di Badan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Bila dokumen milik warga tersebut cocok dengan yang ada di BPN maka langsung ke proses pembayaran.

"Hari ini warga telah dipanggil oleh BPN untuk menyelesaikan proses mencocokkan dokumen antara yang dimiliki warga dengan yang resmi dari BPN. Kalau sudah oke besok tinggal pembayarannya," jelasnya.

Silvia menambahkan pembayaran pembebasan lahan bukan menjadi domainnya. Melainkan, Pemda DKI dan BPN sebagai tim pelaksana. "Kalau pembayaran kan itu antara pemda DKI dan BPN, mereka tim pelaksana untuk itu," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Agung Wicaksono mengatakan masih ada 33 bangunan yang belum rampung masalah pembebasan. Sesuai UU Nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi kepentingan umum maka pembebasan lahan akan dolakukan proses konsinyasi di Pengadilan Negeri.

"Jadi tinggal sisanya 30-an (lahan bangunan), itu sesuai ketentuan yang berlaku, dari UU No 2 tahun 2012 bisa dikonsinyasi. Jadi targetnya demikian," kata Agung.

Hingga kini, aspek pembangunan konstruksi juga telah mencapai 62 persen. Targetnya bila tak ada lagi permasalahan dengan pembebasan lahan maka proyek pembangunan MRT ini akan selesai pada pertengahan tahun 2018. Sehingga, pada Februari 2019 MRT siap beroperasi di Jakarta.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP