Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2017, PTJasa Marga bakal bangun Tol Jakarta-Cikampek II

2017, PTJasa Marga bakal bangun Tol Jakarta-Cikampek II Tol Cikampek macet. ©2016 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Ranggi Sugiron Perkasa berencana membangun Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) sepanjang 36,40 Km pada Triwulan II 2017.

Melalui keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, pembangunan tersebut, targetnya rampung dan bisa beroperasi pada 2019 dengan masa konsesnsi selama 45 tahun.

Pembangunan jalan tol yang membentang dari Cikunir hingga Karawang Barat ini sendiri bertujuan agar lalu lintas jarak jauh yang menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat mengakses koridor Jakarta-Cikampek dengan menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) sehingga waktu tempuh lebih pendek.

Jasa Marga telah melakukan pelebaran secara bertahap pada ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang semula hanya memiliki jumlah lajur 2x2, kini menjadi 2x4.

Namun, tingginya volume lalu lintas sepanjang rute tersebut, saat ini telah melebihi kapasitas ruas jalan tersebut dengan V/C Rasio tertinggi mencapai 1,51, yang artinya volume lalu lintas telah melebihi 1,51 kali dari kapasitas jalan tersedia.

Di sisi lain, ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah tidak dapat dilakukan pelebaran kembali. Sehingga konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) yang berupa jalan layang, dibangun di atas jalan tol eksisting dengan jumlah lajur 2x2. Nilainya mencapai Rp 16 Triliun.

Untuk investasi pembangunan jalan tol tersebut, Konsorsium Jasa Marga dan PT Ranggi Sugiron Perkasa mendirikan PT Jasa Marga Jalan layang Cikampek dimana kepemilikan saham Jasa Marga sebesar 80% dan PT Ranggi Sugiron Perkasa sebesar 20%.

Kontrak konstruksi pada pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) tersebut menggunakan Contractor Pre Financing (CPF), dimana kontraktor akan mendanai proyek itu terlebih dahulu.

Memperhatikan bahwa pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dilakukan pada saat yang sama dengan pembangunan proyek-proyek infrastruktur lainnya, seperti Light Rail Transit (LRT) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, maka kedua perusahaan dalam pembangunannya, menggunakan konsultan jasa Project Management agar integrasi pelaksanaan konstruksi proyek dapat terkoordinasi dengan baik dan meminimalkan gangguan lalu lintas selama masa konstruksi. (mdk/ibs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP