BI: Jumlah uang yang beredar saat ini Rp 403 triliun

Merdeka.com - Bank Indonesia menyebutkan, jumlah uang yang beredar di dalam negeri selalu meningkat setiap tahun. Data BI menunjukkan, jumlah uang yang diedarkan (UYD) hingga Mei 2013 telah mencapai Rp 403 triliun.
"Sekarang itu Rp 403 triliun, sekitar Rp 400 triliun sampai posisi Mei 2013. Kalau meningkatnya terus 15-16 persen, tiap tahun naiknya sekitar 15-16 persenan," ujar Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Gedung Bank Indonesia, Rabu (5/6).
Ronald mengatakan, jumlah tersebut belum meliputi uang yang beredar di daerah-daerah terpencil dan perbatasan yang sulit terjangkau. "Kalau kita jangkau daerah terpencil, mestinya akan naik lagi. Kasihan saudara-saudara kita yang ada di pulau terluar, uangnya kadang-kadang uang yang sudah ditarik karena tidak pernah dapat pasokan," imbuh Ronald.
Sementara itu, untuk jumlah uang yang ditarik dan dimusnahkan oleh BI, lanjut Ronald, telah mencapai rasio 30 persen dari total bilyet (lembar cetakan uang yang belum dipotong) yang beredar.
"Data pemusnahan uang itu sekarang 30 persen dari uang yang diedarkan. Itu bilyetnya. 332 juta bilyet. Total (bilyet uang) yang beredar kira-kira hitung kasarnya kali aja 3,1 miliar bilyet," terang Ronald.
Dari total uang yang dimusnahkan, Ronald mengatakan, paling banyak adalah dari pecahan di bawah Rp 20.000 yang sering digunakan oleh masyarakat untuk bertransaksi.
"Paling besar itu di angka Rp 2.000, yang dimusnahkan. "Jadi masyarakat kita itu uang paling cepat lusuh itu uang pecahan kecil, di bawah Rp 20.000-an, itu yang digunakan di pasar tradisional. Kalau yang Rp 100.000, Rp 50.000 relatif lebih baik," tutup Ronald.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya